Apa Isi Dari Latar Belakang Dalam Rancangan Penelitian Sosial?

Apa Isi Dari Latar Belakang Dalam Rancangan Penelitian Sosial
Squad pernah gak bikin penelitian? Bahasa kerennya itu, Squad pernah gak melakukan observasi? Nah, kalo Squad pernah melakukan penelitian, berarti Squad paham dong tentang rancangan penelitian? Jangan bilang belom paham. Hmmm. kalau diantara Squad belum paham, artikel ini mungkin jadi artikel penyelamat Squad untuk kembali memahami atau mencari tahu tentang rancangan penelitian.

Di artikel ini kita akan mengenal rancangan penelitian sosial ya Squad. Simak baik-baik penjelasan berikut ini ya. Rancangan penelitian itu dapat diartikan sebagai pokok-pokok rencana dari sebuah penelitian yang ditulis dalam suatu kesatuan naskah. Apakah rancangan penelitian itu harus dibuat secara ringkas? Iya, jelas dong,

Jika rancangan penelitian kamu buat secara panjang lebar, kamu nanti malah bingung sendiri dan ujung-ujungnya bisa batal deh penelitian yang mau kamu lakukan. Squad, tahu nggak apa sih tujuan kita membuat sebuah rancangan penelitian? Nih, tujuan kita membuat rancangan penelitian bakal dijelasin sama Rogu. Tuh, coba deh kamu perhatikan. Rancangan penelitian itu bisa membantu kamu sebagai peneliti supaya penelitian kamu itu benar dan tentunya penelitian kamu juga bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Tentu kamu gak mau kan penelitian kamu itu sia-sia dan gak punya manfaat bagi orang lain? Nah, kalau kamu gak mau itu terjadi, maka kamu harus teliti dalam menyusun rancangan penelitiannya.

Oh iya Squad, untuk menyusun rancangan penelitian itu terdiri dari beberapa langkah ya. Apa saja langkah-langkahnya? 1. Menentukan topik dan masalah penelitian Jika kamu ingin melakukan sebuah penelitian, maka kamu harus menentukan masalah yang akan diteliti, Seorang peneliti itu melakukan penelitian ya karena ingin mendapatkan jawaban dari masalah tersebut.2.

Melihat studi penelitian yang sudah ada sebelumnya Peneliti perlu melihat studi penelitian yang sejenis untuk menghindari duplikasi (plagiat). Jangan sampai penelitian yang kamu buat itu ternyata sudah dibuat oleh peneliti sebelumnya. So, tetap harus berhati-hati ya. Hasil penelitian tidak boleh plagiat, harus terjamin orisinalitasnya (sumber: fosmedia.me) 3. Latar belakang dan perumusan masalah Latar belakang masalah dalam penelitian ini dibuat karena seorang peneliti harus menjelaskan alasannya melakukan penelitian tersebut.

Penjabarannya harus mencakup pertimbangan sejauh mana manfaat dan dampak dalam kehidupan bermasyarakat dari masalah yang akan diteliti tersebut. Kemudian, untuk perumusan masalah itu sendiri merupakan kelanjutan dari latar belakang. Bedanya, pada latar belakang masalah diangkat tema permasalahan dengan sifatnya yang masih umum dan belum fokus.

Nah, di perumusan masalah, lebih rinci akan dimasukkan unsur-unsur yang dapat menjawab pertanyaan penelitian, Apa itu pertanyaan penelitian? Scroll terus ya Baca Juga: Keberagaman Sudut Pandang Identitas dalam Kemasyarakatan 4. Pertanyaan penelitian Namanya pertanyaan pasti menggunakan kalimat tanya kan ? Nah, misalnya nih kamu ingin meneliti tentang ” Pengaruh Media Sosial terhadap Kemampuan Bersosial Warga RW 03 Tebet Barat ” Berarti pertanyaan penelitian kamu akan berbentuk seperti ini: a. Kerjabakti merupakan salah satu bentuk cara bersosial di masyarakat (sumber: themelower.com) 5. Tujuan dan Manfaat Penelitian Penelitian yang kamu buat tentunya harus memiliki tujuan kan ? Nah, tujuan penelitian itu merupakan bentuk dari rumusan masalah yang ada di pertanyaan penelitian,

Lalu, juga ada manfaat penelitian nih, Manfaat penelitian itu terbagi menjadi dua yakni manfaat akademis dan manfaat praktis. Manfaat akademis merupakan manfaat yang bisa berguna di bidang pendidikan atau penelitian pada umumnya. Sedangkan, manfaat praktis sendiri merupakan kegunaan yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat.6.

Landasan Teori Dalam sebuah penelitian diperlukan sebuah landasan teori untuk menganalisis masalah penelitian. Landasan teori itu dapat dipahami sebagai dasar teoritis bagi peneliti untuk memecahkan masalah,7. Hipotesis Hipotesis itu kemungkinan. Kemungkinan apa? Kemungkinan atas jawaban dari masalah dalam penelitian dibahas. Gimana Squad? Sekarang sudah paham belum tentang rancangan penelitian? Hmmm. kalau kamu masih bingung, yuk tanyakan langsung dengan guru les Sosiologi di ruangles, Ada banyak guru Sosiologi yang pasti bisa bantu jawab kesulitan kamu dalam belajar Sosiologi. Sumber Referensi Cresswell, John W.2014. Reasearch Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. London: SAGE Publications. Sumber Foto Kerjabakti lingkungan. Tautan: https://themelower.com/contoh-pidato-kerja-bakti-lingkungan-contohpidato-net.html/ Ilustrasi penelitian. Tautan: https://fosmedia.me/infos/ekonomija/sjutra-predstavljaju-balkan-barometar-2020 Tedy Rizkha Heryansyah

Apa isi dari bagian latar belakang pada penelitian sosial?

Latar belakang penelitian berisi : Alasana rasional dan esensial yang membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian berdasarkan fakta-fakta, data, referensi dan temuan penelitian sebelumnya.

Hal hal apa saja yang harus ada dalam latar belakang penelitian?

Skripsi merupakan tugas akhir yang perlu dikerjakan setiap mahasiswa agar lulus dari jenjang kuliah. Pada pengerjaan skripsi, mahasiswa harus mengetahui cara membuat latar belakang, tujuan, manfaat, teori, metode penelitian, hasil, hingga penutup. Bagian-bagian tersebut mendukung tersusunnya skripsi yang baik dan benar. Cara membuat latar belakang skripsi juga perlu mempertimbangkan teori, konsep, istilah, dan ide dari skripsi itu sendiri. Biasanya, latar belakang merupakan bagian pertama dari skripsi. Cara membuat latar belakang skripsi pastinya harus terhubung dari setiap disiplin ilmu yang dipelajari. Mengenal latar belakang skripsi Latar belakang dimaksudkan untuk menjelaskan alasan mengapa masalah diangkat dalam skripsi. Di dalam latar belakang dicantumkan argumentasi mengapa suatu topik dipilih. Latar belakang mengungkapkan bukti, data, konsep, dan hubungan antara variabel tang terkait dengan topik. Panjang dan detail latar belakang juga bergantung pada sejauh mana kamu perlu menunjukkan pemahamanmu tentang topik tersebut. Latar belakang akan memberikan konteks kepada pembaca terhadap informasi yang dibicarakan di skripsi. Ini dapat mencakup studi yang relevan dan penting. Latar belakang skripsi adalah salah satu aspek kunci yang kamu butuhkan saat menulis skripsi. Ini adalah kunci untuk memperkenalkan pembaca pada topik skripsi yang diangkat. Latar belakang penelitian digunakan untuk membuktikan bahwa pertanyaan skripsi relevan dan juga untuk mengembangkan skripsi. Terdapat beberapa cara yang bisa mahasiswa lakukan dalam membuat latar belakang. Cara membuat latar belakang yang baik dan benar, dijelaskan seperti berikut : 1. Mendeskripsikan Topik Penelitian Langkah pertama yang bisa dilakukan dalam menulis latar belakang adalah mendeskripsikan topik penelitian. Jelaskan secara detail apa topik penelitian yang dipilih. Dari sekian banyak topik yang tersedia, mahasiswa harus bisa menjelaskan mengapa memilih topik tersebut. Apa alasan kuat bagi mahasiswa akhirnya memutuskan memilih meneliti objek dari topik yang ada. Menjelaskan topik bisa dimulai dari menuliskan mengapa variabel tersebut dipilih. Misalkan, mahasiswa memilih variabel tentang perilaku konsumen terhadap kepuasan. Mahasiswa harus bisa menjelaskan secara berurutan, apa ketertarikan yang menyebabkan memilih variabel tersebut. Selanjutnya, mengenai objek penelitian. Misalkan objek yang dipilih adalah konsumen sepatu olahraga. Deskripsikan secara jelas mengapa objek tersebut layak dipilih dan menarik untuk dilakukan penelitian.2. Temukan Fenomena Cara membuat latar belakang perlu didasarkan pada fenomena apa yang terjadi di lapangan. Fenomena tersebut akan digunakan sebagai akar permasalahan yang dibahas di latar belakang. Seorang mahasiswa perlu mengandalkan kepekaan agar bisa menemukan fenomena. Secara singkat, fenomena adalah sesuatu yang terjadi di lingkungan sekitar. Apapun fenomena yang terjadi bisa diangkat sebagai topik atau inti dari skripsi. Berhasil atau tidaknya seorang menemukan fenomena akan tergantung dari seberapa banyak informasi yang didapatkan, maka dari itu pemahaman yang luas tentang lingkungan sekitar atau hal yang sedang ramai dibicarakan bisa menjadi awal mula pencarian fenomena.3. Mengidentifikasi Masalah Setelah mendeskripsikan topik penelitian, mahasiswa selanjutnya perlu mengidentifikasi masalah apa yang ada pada topik penelitian yang dipilih. Jangan memilih objek yang tidak memiliki masalah. Sebuah objek bisa dikatakan sedang memiliki masalah saat ada sesuatu yang tidak biasa terjadi, misal adanya penurunan penjualan sepatu olahraga di perusahaan X. Jika mahasiswa sudah bisa mengidentifikasi masalah, maka akan lebih mudah untuk mencari tahu langkah apa yang akan dilakukan dalam penelitian. Mengidentifikasi masalah juga berarti mahasiswa sudah memiliki kemampuan akan apa yang terjadi pada objek yang akan diteliti. Semakin cepat mahasiswa menemukan masalah apa yang terjadi, maka semakin cepat juga penyusunan skripsi.4. Fokus Hanya Pada Satu Masalah Terkadang mahasiswa belum paham bahwa dalam menyusun skripsi hanya perlu fokus pada satu masalah. Masalah tersebut harus menjadi hal yang diperhatikan bagaimana memecahkannya. Satu masalah tersebut juga perlu diurus secara benar agar penyusunan latar belakang bisa dengan mudah dikerjakan. Batasi masalah yang akan mahasiswa cari solusinya. Tidak perlu mencari masalah lain walaupun mahasiswa merasa tertarik. Mahasiswa hanya perlu menyelesaikan masalah yang dipilih untuk diselesaikan, karena pada sebuah skripsi yang terpenting adalah penyelesaian masalah. Jika mahasiswa sudah fokus pada satu masalah, maka pemecahan masalah nantinya pun akan efektif. Setiap mahasiswa pasti menginginkan penyusunan skripsi yang cepat, maka dari itu fokus pada satu masalah di penelitian perlu mendapat perhatian khusus.5. Kumpulkan Penelitian Sebelumnya Skripsi yang dibuat haruslah didukung penelitian sebelumnya. Penelitian sebelumnya perlu ada pada latar belakang yang disusun. Penelitian sebelumnya dituliskan berdasarkan jurnal dan artikel yang dapat dipercaya. Jika seorang mahasiswa rajin membaca jurnal yang berkaitan dengan topik yang dipilih, maka penulisan latar belakang akan semakin mudah. Dengan rajin membaca jurnal sebelumnya, ide-ide akan semakin mudah didapatkan. Mahasiswa juga dapat menjadi jurnal yang dibaca sebagai referensi gaya penulisan, sehingga memudahkan untuk bisa menyelesaikan latar belakang yang baik dan benar. Selain itu, dengan membaca penelitian sebelumnya, akan memperkaya kosa kata dan pemahaman mengenai topik dan objek yang dipilih untuk diteliti.6. Mencari Dukungan Berdasarkan Teori Ahli Pada penulisan skripsi, seorang mahasiswa tidak bisa menulis secara bebas tentang isi dari skripsi, termasuk pada latar belakang. Mahasiswa perlu mencantumkan teori ahli sebagai pendukung dari setiap kalimat yang ditulis. Penulisan teori bisa didasarkan pada sumber buku textbook yang kredibel. Latar belakang yang banyak mencantumkan pendapat teori dari para ahli, dapat dipercayai bahwa tulisan tersebut tidak mengada-ngada. Latar belakang akan menjadi gerbang utama bagi para dosen yang akan menilai skripsi, untuk menentukan bagus atau tidaknya skripsi tersebut.
You might be interested:  Jelaskan Yang Dimaksud Dengan Rancangan Bentuk Atau Sketsa?

Apakah latar belakang masalah merupakan bagian dari rancangan penelitian?

Latar belakang masalah merupakan bagian dari ranca.

Pernyataan I : Benar, latar belakang masalah, perumusan masalah, pertanyaan penelitian, tujuan dan manfaat penelitian, penelitian terdahulu, landasan teori, hipotesis, dan metodologi penelitian merupakan bagian dari rancangan penelitian. Pernytaan II : Benar, permasalahan perlu diteliti selain untuk menemukan penyelesaian dari permaalahan juga untuk menentukan ruang lingkup dan peneltian yang akan digunakan. Jadi, pernyataan I dan pernyataan II benar, tetapi tidak menujukkan hubungan sebab akibat. Jadi, jawaban yang benar adalah B

: Latar belakang masalah merupakan bagian dari ranca.

Mengapa sebuah penelitian sosial memerlukan latar belakang yang jelas?

Poin soal membahas rancangan penelitian. Soal menanyakan tentang latar belakang masalah. Dalam bagian ini, peneliti harus dapat mengemukakan alasan dipilihnya masalah atau topik yang akan dijadikan bahan penelitian. Hal ini diperlukan untuk mengetahui seberapa pentingmasalah tersebut untuk diteliti dan pada bagian latar belakang masalah dapat ditemukan pertanyaan-pertanyaan yang dapat menjadi acuan serta dikemukakan juga fakta-fakta sementara yang diperoleh peneliti dari pengamatan dan studi kepustakaan.

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa latar belakang masalah sangat diperlukan dalam penelitian sosial sebagai dasar untuk membuat arah dan tujuan dari penelitian yang akan dibuat. – Poin soal membahas rancangan penelitian. Soal menanyakan tentang latar belakang masalah. Dalam bagian ini, peneliti harus dapat mengemukakan alasan dipilihnya masalah atau topik yang akan dijadikan bahan penelitian.

Hal ini diperlukan untuk mengetahui seberapa penting masalah tersebut untuk diteliti dan pada bagian latar belakang masalah dapat ditemukan pertanyaan-pertanyaan yang dapat menjadi acuan serta dikemukakan juga fakta-fakta sementara yang diperoleh peneliti dari pengamatan dan studi kepustakaan.

Apa saja isi dari latar belakang?

Contoh Latar Belakang Karya Ilmiah dan Poin Penting Pembuatannya Jakarta – Dalam penulisan, latar belakang dituliskan pada bagian pendahuluan untuk menarik perhatian pembaca sekaligus menyediakan informasi dasar terkait studi yang dikerjakan. Lalu, bagaimana contoh latar belakang karya ilmiah yang baik? Berdasarkan pengertiannya, latar belakang adalah penjelasan singkat mengenai topik atau objek penelitian, serta penjabaran alasan topik yang dipilih penting untuk dibahas.

You might be interested:  Yang Merupakan Tata Letak Rancangan Untuk Keperluan Pencetakan Disebut?

Apa itu latar belakang dan contohnya?

Pengertian Latar Belakang – Latar belakang merupakan penjelasan dalam bentuk uraian paragraf yang berisi alasan mengapa sebuah karya tulis dibuat. Misalnya, kalau untuk karya ilmiah berarti kamu harus menjelaskan mengapa topik karya ilmiah tersebut dibuat.

Alau proposal pensi, mengulas alasan mengapa pensi tersebut harus diadakan. Dengan adanya latar belakang, pembaca jadi tahu hal apa yang hendak disampaikan dalam karya ilmiah tersebut. Guna mendukung penulisan karya ilmiah yang kompeten, maka latar belakang yang baik harus disusun dengan detail dan kalau bisa disertai data atau fakta yang mendukung.

Latar belakang bisa juga berupa perbandingan dan penyempurnaan atas tulisan tentang topik yang serupa sebelumnya. Untuk masalah seberapa panjang latar belakang, tidak ada patokan khusus, Quipperian. Semuanya tergantung dari kepentingan karya ilmiah itu sendiri.

Hal apa saja yang harus ada dalam latar belakang masalah?

Pengertian Latar Belakang Masalah – Menulis sebuah karya tulis ilmiah bisa dibilang susah-susah gampang. Karya tulis ilmiah terdiri dari pendahuluan, isi dan penutup. Menulis sebuah karya ilmiah haruslah sistematis, yang paling penting kamu harus mengetahui masalah apa yang ingin kamu tulis dan bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut.

  1. Dengan begitu, kamu tidak akan bingung selama penulisan karya ilmiah.
  2. Etika menulis karya ilmiah, kamu juga harus seobjektif mungkin, karena karya ilmiah dibuat bukan berdasarkan emosi sang penulis.
  3. Etika menulis karya ilmiah, latar belakang merupakan komponen yang penting.
  4. Latar belakang diperlukan ketika kamu ingin menulis makalah, jurnal, skripsi, bahkan proposal.

Dengan menuliskan latar belakang yang kuat, karya tulis ilmiah mu akan lebih kompeten dan tidak mudah terbantahkan. Lalu, apa yang dimaksud dengan latar belakang? Bagaimana cara menulis latar belakang yang baik? Simak tulisan berikut ya! Menurut Dr Ratna Puspitasari, M.Pd.

  • Dalam karyanya berjudul LATAR BELAKANG PERMASALAHAN DALAM PENELITIAN menyatakan bahwa latar belakang masalah adalah informasi yang tersusun sistematis berkenaan dengan fenomena dan masalah problematik yang menarik untuk di teliti.
  • Latar belakang masalah adalah bagian yang menjelaskan topik penelitian yang ingin kamu bahas dan mengapa kamu memilih topik itu.

Contohnya, dalam membuat makalah kamu harus menjelaskan mengapa kamu harus membuat karya ilmiah itu. Kalau dalam proposal acara, mengapa kamu harus mengadakan acara itu. Dengan begitu, para pembaca akan paham dengan maksud dan tujuan kamu menulis karya ilmiah.

Selain itu tulis latar belakang dengan sebaik mungkin sehingga meningkatkan minat pembaca karya ilmiah mu. Biasanya, latar belakang juga membahas penelitian sebelumnya yang topiknya serupa. Dari situ kamu bisa juga menulis apa saja yang belum dibahas dalam penelitian sebelumnya, dan apa saja perbedaan yang ada antara penelitian sebelumnya dan penelitian kamu.

Dalam karya ilmiah, tidak ada patokan seberapa panjang latar belakang penelitian mu, hal ini bergantung pada seberapa panjang masalah yang akan dijabarkan. Agar lebih memahami cara menyusun latar belakang yang baik, Grameds dapat membaca buku Panduan Penyusunan Skripsi, Tesis Dan Disertasi oleh Prof.

Jelaskan apa isi yang terkandung dalam latar belakang proposal?

Materi yang terkandung dalam latar belakang proposal adalah HAL-HAL YANG MENDORONG PENYELENGGARA KEGIATAN UNTUK MENYELENGGARAKAN SEBUAH KEGIATAN (BERLAKU PADA PROPOSAL PERMOHONAN DANA) ATAU KEBUTUHAN PENYELENGGARA LELANG/PIHAK YANG DIBERIKAN PROPOSAL PENAWARAN AKAN BARANG/JASA TERTENTU YANG BERKUALITAS (BERLAKU PADA PROPOSAL PENAWARAN/PROYEK).

Apa yang dimaksud latar belakang pada suatu proposal penelitian *?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Contoh teks latar belakang Latar belakang adalah dasar atau titik tolak untuk memberikan pemahaman kepada pembaca atau pendengar mengenai apa yang ingin kita sampaikan. Latar belakang yang baik harus disusun dengan sejelas mungkin dan bila perlu disertai dengan data atau fakta yang mendukung. Beberapa hal yang terdapat dalam latar belakang adalah:

Kondisi ideal mencakup keadaan yang dicita-citakan, atau diharapkan terjadi. Kondisi ideal ini biasa dituangkan dalam bentuk visi dan misi yang ingin diraih. Kondisi faktual/baku yang merupakan kondisi yang terjadi saat ini. menceritakan situasi yang menjadi keresahan atau masalah, sehingga menjadi dasar dilakukannya suatu penelitian maupun kegiatan yang dilatarbelakangi. Solusi merupakan saran singkat atau penawaran penyelesaian terhadap masalah yang dialami sebelum melangkah lebih lanjut ke pokok bahasan,

Selain itu, latar belakang dapat pula mengandung perbandingan dan penyempurnaan atas tulisan mengenai topik yang sama sebelumnya. Oleh karena itu, latar belakang merupakan suatu bagian penting dalam penulisan suatu karya tulis.

Apa yang dimaksud dengan latar belakang masalah dalam metode penelitian sosial?

Latar Belakang Masalah Penelitian Oleh Muchlisin Riadi April 26, 2014 Latar belakang masalah adalah gambaran yang jelas mengenai pemikiran ilmiah, dengan cara mengemukakan masalah dan menghadapkan pada beberapa pustaka yang relevan yang dapat menuntun pembaca menuju kepada pemikiran logis.

Ilustrasi Mencari Masalah Penelitian

Latar belakang masalah penelitian berisi informasi tentang suatu masalah dan atau peluang yang dapat dipermasalahkan agar ditindaklanjuti lewat penelitian, termasuk hal-hal yang melatarbelakanginya (Husein Umar, 2001:238). Latar belakang masalah berisi tentang sejarah dan persitiwa-peristiwa yang sedang terjadi pada suatu proyek penelitian, tetapi dalam peristiwa itu, nampak adanya penyimpangan-penyimpangan dari standar yang ada, baik standar keilmuan maupun aturan-aturan.

  • Dalam latar belakang ini peneliti harus melakukan analisis masalah, sehingga permasalahan menjadi jelas.
  • Melalui analisis masalah ini, peneliti harus dapat menunjukkan adanya suatu penyimpangan dan menuliskan mengapa hal itu perlu diteliti (Sugiyono, 1999:302).
  • Bagian latar belakang masalah menjelaskan mengapa suatu penelitian dilaksanakan dan apa yang ingin dicapai atau diketahui dari pelaksanaan penelitian tersebut.

Fakta dan data yang mendukung harus dicantumkan (Dermawan Wibisono, 2000:304). Banyak orang mengalami kesulitan dalam memutuskan apa yang akan dimasukkan dalam latar belakang masalah, hasil-hasil penelitian apa yang perlu dikutip, mana yang akan diberikan dalam latar belakang masalah dan mana yang tidak perlu.

  1. Faktor-faktor apa saja yang menjadi perhatian anda untuk dijadikan suatu latar belakang. Itulah yang disebut dengan latar belakang faktual (identifikasi masalah yang relevan).
  2. Informasi kasus, baik secara langsung lewat pengamatan di masyarakat maupun lewat buku-buku referensi, dan hasil-hasil penelitian lain yang sejenis, ini disebut latar belakang teoritis. Peneliti menghubungkan kasus yang satu dengan yang lain, Bagaimana kasus-kasus kontemporer berhubungan dengan kasus-kasus terdahulu, dan bagaimana antara teori-teori yang dapat menjelaskan fenomena perubahan tersebut dari waktu ke waktu.
  3. Tonggak problematik yang berisi berbagai persoalan yang akan dijawab dalam bab-bab selanjutnya. Latar belakang memberi alur berpikir sehingga mempermudah peneliti untuk mensistematisir persoalan yang ingin dipecahkan. Setiap masalah yang akan dijawab sebaiknya diutarakan sebagai problematik yang akan dibahas dalam bab-bab berikutnya.
You might be interested:  Sebutkan Unsur-Unsur Yang Ada Dalam Sebuah Rancangan Iklan?

Hal-hal yang perlu dikemukakan dalam latar belakang masalah adalah Mengapa peneliti memilih isu tertentu? Apa kegunaan penelitian tersebut untuk kepentingan praktis atau teoretis? Agar peneliti dapat menyusun latar belakang penelitiannya dengan baik maka dia harus membekali diri dengan banyak informasi tentang isu penelitiannya baik yang berdimensi praktis dan teoritis.

Seorang peneliti dengan isu “motivasi kerja”, harus dapat menjelaskan mengapa dia meneliti isu tersebut, apa akibat positif yang bisa ditimbulkan dari penelitian dengan isu tersebut. Dalam latar belakang peneliti bisa saja mencantumkan data atau pendapat-pendapat orang lain guna memperkuat alasan penelitiannya (Mustafa, 1997).

Latar belakang masalah berisi argumentasi mengapa penelitian ini penting dilakukan. Menggambarkan situasi dan kondisi baik secara makro maupun mikro serta dilengkapi dengan fakta dan data-data lapangan. Menunjukkan sebab-sebab muncul dan terjadinya masalah.

Dikotomi, antara apa yang seharusnya terjadi dan kenyataan yang ada. Munculnya kesenjangan antara apa yang diharapkan dengan kenyataan. Mengemukakan Kajian teoritis dibandingkan dengan fenomena yang ada, sehingga penelitian ini menjadi menarik, memberi manfaat besar dan memang urgen untuk dilakukan (W.

Gede Merta, 2004:11).

  • David Lindsay.1986. Penuntun Penulisan Ilmiah, Jakarta: UIPress.
  • Dr. Andrik Purwasito, DEA.2004. Teknik Membuat Proposal Penelitian Kualitatif, Filsafat Ilmu dan Logika Sains Program Doktor Ilmu Administrasi Universitas Tujuh Belas Agustus Surabaya.
  • Dermawan Wibisono.2000. Riset Bisnis, Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Ekonomi.
  • Husein Umar, SE, MM, MBA.1999. Metodologi Penelitian: Aplikasi dalam Pemasaran, Jakarta: Gramedia.
  • Mustafa, H.1997. Mengawali Penelitian, http://www.home.unpar.ac.id.
  • Prof. Dr. Sugiyono.1999. Metode Penelitian Bisnis, Bandung: Alfabeta.
  • W. Gede Merta, 2004. Metode Penelitian, Fakultas Ekonomi Unwar.

: Latar Belakang Masalah Penelitian

Apa yang dimaksud dengan latar belakang masalah dalam metode penelitian sosial?

Latar belakang masalah merupakan informasi yang tersusun sistematis berkenaan dengan fenomena dan masalah problematik yang menarik untuk diteliti.

Jelaskan apa yang harus ada dalam latar belakang masalah?

Pengertian Latar Belakang Masalah – Menulis sebuah karya tulis ilmiah bisa dibilang susah-susah gampang. Karya tulis ilmiah terdiri dari pendahuluan, isi dan penutup. Menulis sebuah karya ilmiah haruslah sistematis, yang paling penting kamu harus mengetahui masalah apa yang ingin kamu tulis dan bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut.

Dengan begitu, kamu tidak akan bingung selama penulisan karya ilmiah. Ketika menulis karya ilmiah, kamu juga harus seobjektif mungkin, karena karya ilmiah dibuat bukan berdasarkan emosi sang penulis. Ketika menulis karya ilmiah, latar belakang merupakan komponen yang penting. Latar belakang diperlukan ketika kamu ingin menulis makalah, jurnal, skripsi, bahkan proposal.

Dengan menuliskan latar belakang yang kuat, karya tulis ilmiah mu akan lebih kompeten dan tidak mudah terbantahkan. Lalu, apa yang dimaksud dengan latar belakang? Bagaimana cara menulis latar belakang yang baik? Simak tulisan berikut ya! Menurut Dr Ratna Puspitasari, M.Pd.

dalam karyanya berjudul LATAR BELAKANG PERMASALAHAN DALAM PENELITIAN menyatakan bahwa latar belakang masalah adalah informasi yang tersusun sistematis berkenaan dengan fenomena dan masalah problematik yang menarik untuk di teliti. Latar belakang masalah adalah bagian yang menjelaskan topik penelitian yang ingin kamu bahas dan mengapa kamu memilih topik itu.

Contohnya, dalam membuat makalah kamu harus menjelaskan mengapa kamu harus membuat karya ilmiah itu. Kalau dalam proposal acara, mengapa kamu harus mengadakan acara itu. Dengan begitu, para pembaca akan paham dengan maksud dan tujuan kamu menulis karya ilmiah.

Selain itu tulis latar belakang dengan sebaik mungkin sehingga meningkatkan minat pembaca karya ilmiah mu. Biasanya, latar belakang juga membahas penelitian sebelumnya yang topiknya serupa. Dari situ kamu bisa juga menulis apa saja yang belum dibahas dalam penelitian sebelumnya, dan apa saja perbedaan yang ada antara penelitian sebelumnya dan penelitian kamu.

Dalam karya ilmiah, tidak ada patokan seberapa panjang latar belakang penelitian mu, hal ini bergantung pada seberapa panjang masalah yang akan dijabarkan. Agar lebih memahami cara menyusun latar belakang yang baik, Grameds dapat membaca buku Panduan Penyusunan Skripsi, Tesis Dan Disertasi oleh Prof.

Bagaimana ciri ciri latar belakang?

Ciri-Ciri Latar Belakang – Latar belakang memiliki ciri-ciri, sebagai berikut.

Di dalam latar belakang, terdapat faktor masalah yang membuat kamu tertarik untuk menelitinya. Selain itu, latar belakang juga memuat mengenai informasi kasus. Kasus ini dihubungkan satu sama lain. Hal ini dapat dilihat dari referensi yang digunakan, hasil pengamatan, ataupun hasil dari penelitian sejenis lainnya. Merupakan dasar yang berisikan persoalan-persoalan mengenai apa yang akan dibahas pada bab-bab selanjutnya.

Bagaimana ciri latar belakang yang baik?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Contoh teks latar belakang Latar belakang adalah dasar atau titik tolak untuk memberikan pemahaman kepada pembaca atau pendengar mengenai apa yang ingin kita sampaikan. Latar belakang yang baik harus disusun dengan sejelas mungkin dan bila perlu disertai dengan data atau fakta yang mendukung. Beberapa hal yang terdapat dalam latar belakang adalah:

Kondisi ideal mencakup keadaan yang dicita-citakan, atau diharapkan terjadi. Kondisi ideal ini biasa dituangkan dalam bentuk visi dan misi yang ingin diraih. Kondisi faktual/baku yang merupakan kondisi yang terjadi saat ini. menceritakan situasi yang menjadi keresahan atau masalah, sehingga menjadi dasar dilakukannya suatu penelitian maupun kegiatan yang dilatarbelakangi. Solusi merupakan saran singkat atau penawaran penyelesaian terhadap masalah yang dialami sebelum melangkah lebih lanjut ke pokok bahasan,

Selain itu, latar belakang dapat pula mengandung perbandingan dan penyempurnaan atas tulisan mengenai topik yang sama sebelumnya. Oleh karena itu, latar belakang merupakan suatu bagian penting dalam penulisan suatu karya tulis.