3 Senjata Tradisional Sumatera Selatan Yang Penuh Akan Makna

Senjata Tradisional Sumatera Selatan – Masih mengenai senjata tradisional. Kali ini kita akan membahas mengenai senjata tradisional yang berasal dari Sumatera Selatan. Berbicara soal senjata, di Sumatera sendiri terdapat sebuah kerajaan yaitu pada masa Kesultanan Palembang Darussalam memakai senjata tradisional sebagai pertahanan diri dari berbagai serangan dari musuh.

Senjata yang dipergunakan selain sebagai pertahanan diri juga menunjukkan kelas sosial mereka di masyarakat. Seperti senjata keris, beberapa jenis pedang, tombak trisula yang terkenal dan skin. Jika kita cermati, senjata-senjata tradisional tersebut merupakan bentuk akulturasi dari budaya-budaya besar saat itu.

Misalnya kebudayaan Tionghoa, kebudayaan India, dan kebudayaan Arab. Ketiga budaya tersebut disatukan oleh anak negeri dalam sebuah budaya yang berbeda dari aslinya. Berikut adalah 3 senjata tradisional dari Sumatera Selatan yang unik dan terkenal.

1. Senjata Tradisional Sumatera Selatan – Keris Palembang

Keris tradisional khas Palembang
Sumber :
pusakasumatera.blogspot.co.id

Keris merupakan senjata tradisional yang sudah terkenal di Sumatera Selatan. Berbeda dengan keris-keris pada umumnya, keris asli Sumatera ini mempunyai lekukan ganjil dari mulai 7 lekukan, 9, hingga 13 lekukan. Walaupun pada zaman sekarang ini replika keris digunakan sebagai pelengkap pakaian adat tradisional dari Sumatera Selatan.

2. Senjata Tradisional Sumatera Selatan – Tombak Trisula

Senjata tombak trisula Palembang
Sumber : 3.bp.blogspot.com

Senjata tradisional di Sumatera Selatan memang banyak kesamaan dengan senjata tradisional di provinsi lainnya di Pulau Sumatera dan Kepulauan Riau. Tetapi ada satu senjata memang merupakan senjata paling dan terkenal yaitu Tombak Trisula. Seperti halnya kujang dari Sunda, mandau dari Kalimantan, tombak trisula sudah dikenal berasal dari Palembang Sumatera Selatan.

Akan tetapi belum diketahui secara pasti sejak kapan tombak trisula ini menjadi senjata tradisional di tanah Palembang. Menurut para ahli, diduga perkembangan tombak trisula ini berkaitan dengan perkembangan kebudayaan Hindu pada masa kerajaan Sriwijaya yang memang berpusat di Palembang.

Hal tersebut bisa dilihat dari bentuk tombak trisula yang mirip dengan bentuk trisula yang ada di kuil-kuil Hindu yakni senjata yang dipegang oleh Dewa Siwa. Meskipun senjata tradisional ini digunakan oleh banyak negara, akan tetapi yang menjadi ciri khas dari tombak trisula ini adalah kedua sisi tombak bisa digunakan sebagai senjata. Di satu sisi tombak berbentuk trisula dan sisi yang lainnya adalah mata tombak biasa.

3.    Senjata Tradisional Sumatera Selatan – Skin

Skin Khas Palembang
Disiniaja.Net

Skin merupakan salah satu senjata tradisional khas Palembang yang sering disebut dengan jembio atau rambai ayam ( bentuk yang menyerupai ekor ayam ) atau taji ayam. Skin juga merupakan artefak berupa senjata tusuk genggam yang bentuknya meruncing dengan tajaman pada salah satu sisi bilahnya.

Menurut kepercayaan masyarakat Palembang, skin mempunyai kedudukan yang sangat penting bagi pemiliknya. Karena selain sebagai senjata, skin juga dianggap sebagai benda keramat yang memiliki kimpalan mekam atau sawah ( mempunyai kekuatan magis ).

Skin yang dibuat oleh pandai besi dan terbuat dari bahan baku besi, umumnya berukuran antara 25-30 cm untuk skin ramba ayam. Tapi, adapula skin yang memiliki ukuran yang lebih pendek yaitu sekitar 10-15 cm. Skin berukuran pendek ini biasa disebut sebagai taji ayam karena memang bentuknya yang menyerupai taji seekor ayam jantan.

Dalam nilai budaya, skin merupakan hasil dari budaya anak negeri karena di dalamnya mengandung banyak nilai-nilai yang bisa dijadikan sebagai acuan dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat. Nilai-nilai tersebut yang dapat kita ambil yaitu; keindahan seninya, ketekunan, kesabaran dan ketelitian.

Nilai keindahan, tercermin dari bentuk skin dibuat dengan sedemikian rupa hingga memancarkan keindahan. Sementara nilai ketekunan, kesabaran dan ketelitian, tercermin dari proses pembuatannya yang membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan ketelitian. Tanpa nilai-nilai tersebut, kemungkinan tidak akan terwujud sebuah skin yang indah dan sarat akan makna.

Demikianlah penjelasan singkat terkait senjata tradisional Sumnatera Selatan yang begitu penuh akan makna. Semoga artikel singkat ini bermanfaat. Agar lebih bermanfaat jangan lupa like dan share ke teman yang lain. Terimakasih.

Leave a Comment