sedih dan kecewa

My Ambition di Dunia dan Akhirat

Bagi sebagian orang, Kuliah di univertas tinggi merupakan cita – cita tertinggi dan sebuah kebanggan tersendiri. Kalian juga pasti ada rasa ingin melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi, walaupun gak ke universitas negeri, minimal kuliah di universitas swasta yang sudah terakreditasi.

Sukses dengan kuliah
Pexels.com

Ketika Hidayah Menyapa

Berbeda dengan saya, saya memang berkeinginan juga untuk melanjutkan kuliah seperti orang lain yang dengan gelarnya itu mereka sukses, gajinya gede, seakan mudah bagi kita menjadi seperti mereka. Sedikit terbesit dalam hati saya ketika melihat anak–anak kecil yang berumur 8 tahun sudah hafal Quran. MasyaAllah kalau di tv yang saya tahu itu Musa yang juara 3 di Mesir kalau tidak salah.

Ingin Menjadi seorang Hafidz Quran

Seakan menggerakan hati saya untuk mulai menghafal Quran, bukan ingin seperti Musa yang jadi terkenal, namun ada hadits disebutkan ada beberapa keutamaan seorang hafidz Quran.

Dari Buraidah Al Aslami ra, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah Saw. bersabda : “Siapa yang membaca Alquran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia, keduanya bertanya: mengapa kami dipakaikan jubah ini? Dijawab “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Alquran”. (HR. Al Hakim)

Hafidz Quran
syiahmenurutsyiah.com

Semangat dan Tantangan

Tentu kita semua menyayangi orang tua kita bukan ? Ketika kita menyayangi seseorang tentu dalam hati kita ingin menyenangkan orang yang kita sayangi tersebut dengan cara apapun, dengan memberi hadiah kah, mentaati atau berbakti (kalau orang tua kita). Namun ada yang lebih baik dari itu, lebih baik dari dunia sekalipun, yaitu dengan kalian sebagai seorang anak menjadi penghafal Alquran atau hafidz.

Ya memang berat untuk menjadi seorang hafidz, butuh semangat dan kemauan tinggi. Tapi itulah ciri atau tanda kalian menyayangi orang tua kalian salah satunya seperti itu.

Ketika kita misalnya sudah kuliah kemudian lulus dan mendapat gelar, kerja di perusahaan, gajinya tinggi tentu itu juga membuat orang tua kita bangga dan senang. Namun namanya di dunia pasti fana, tidak kekal. Tentu yang lebih baik itu yang kekal dan abadi. Selain itu ada banyak keutamaan bagi para penghafal Alquran.

alibrahgresik.or.id
alibrahgresik.or.id

Rencana dan Harapan

Seperti yang saya katakan tadi, saya juga ada keinginan melanjutkan kuliah. Dan itu benar terjadi, akhirnya saya mendaftar kesalah satu universitas swasta di Purwakarta. Berawal dari SMK ketika saya dan teman–teman saya berbincang sedikit setelah lulus dari SMK. Saya katakan saja saya berkeinginan kuliah tetapi sambil bekerja.

Friends
Pexels.com

Kuliah Dinas, Kuliah Sambil Kerja

Dari perbincangan itu teman saya merekomendasikan sebuah universitas swasta di Purwakarta yaitu STT Texmaco dengan sistem kuliah dinas atau kuliah sambil kerja. Setelah saya melihat kegiatan dan sistem pembelajarannya dan tempatnya yang lumayan dekat, akhirnya saya dan teman saya berenam ini mencoba mendaftar.

Planning sukses
Pixabay.com

Kemudian kami melakukan beberapa tes, matematika, baca quran dan lain sebagainya. Setelah beberapa hari, hasil tesnya diumumkan disalah satu websitenya. Alhamdulilah kami berenam diterima.

Karena sistem di perkuliahan adalah dinas atau kuliah sambil bekerja, jadi lokasi kampusnya pun dekat dengan perusahaan yang bekerja sama dengan universitasnya. Kami berenam satu kosan karena perusahaan tidak menyediakan mes.

Untuk lingkungan sekitar memang mendukung sekali karena kampus, perusahaan, masjid yang saling berdekatan yang memudahkan kami menuntut ilmu dan beribadah. Selang beberapa hari ada masa orientasi mahasiswa selama satu minggu. Tak tanggung–tanggung karena perusahaan sangat mengedepankan kedisiplinan kami dibimbing tidak dengan kakak kelas biasa di universitas lain, melainkan dibimbing oleh para Tentara.

Masa Orientasi Mahasiswa
mrh-djarot.blogspot.com

Kata manager perusahaannya sih kenapa dibimbingnya sama para Tentara, biar prilaku kalian saat di SMK nya bisa hilang dan lebih disiplin. Setelah seminggu masa orientasi, kemudian mulai pembelajaran semester pendek dan juga mulai bekerja. MasyaAllah, awal–awal memang cape, karena paginya kerja kemudian sore jam lima setelah pulang kerja langsung ke kampus.

Karena masih semester pendek pelajarannya pun masih sedikit, masih ada waktu untuk istirahat. Satu per satu teman saya resign, karena mungkin tidak kuat dengan jadwal perkuliahan dan kerja yang padat. Sempat berfikir mau resign juga, tetapi karena jaman sekarang susah nyari kerja ya akhirnya saya sabar selama satu tahun disana.

Berguguran
pexels.com

Yang awalnya berenam sekarang tinggal berdua, untuk teman yang satu ini untuk perkuliahan dia enjoy saja, namun dalam kerja dia sering ngeluh, karena kami berdua juga satu kosan, ya kami sering ngobrol juga seputar kuliahan dan kerja.

Ternyata teman saya ini sering dimarahi oleh leader nya, pertama dia sabar sih karena kami saling menasihati, lama kelamaan ya gak kuat juga dia. Akhirnya dia pun resign juga. Tinggal saya dong, ya enggak juga lah teman saya juga banyak kan.

Setiap hari sabtu dan minggu, saya selalu pulang kerumah karena di kosan gak ada kerjaan cuman tidur terus. Kalau di rumah saya sering main dan nebeng wifi gratisan di rumah saudara saya. Karena dia kerjanya online juga di rumah.

Mulai Tertarik dengan Kerja Online

Lama–lama setelah saya pikir–pikir enak juga kerja di rumah, kalau sudah menikah tentu bisa terus bersama keluarga di rumah, membantu orang tua dan lain sebagainya. Dan untuk penghasilan gak dikit–dikit juga kayaknya.

freelance
pexels.com

Karena penasaran juga seperti apa kerja online itu, yang saya denger sih bikin blog, aplikasi, dan youtubers. Iseng–iseng saya browsing diinternet mencari bagaimana mencari uang diinternet ternyata memang bener seperti yang saya dengar. Tapi gak tahu juga dari mana uang yang dari internet itu.

Cari Tahu dan Coba – Coba

Saya cari–cari juga difacebook sebuah grup atau organisasi, ternyata ada, tapi ini adalah sebuah pondok namun belajar pemrograman yaitu pondok programmer. Karena saya juga tahu beberapa dasar pemrograman dari SMK, Ya saya coba tanya–tanya bagaimana keadaan atau pembelajaran di sana.

programmer
pexels.com

Sempat nyoba belajar kembali dasar pemrograman seperti HTML, CSS dan yang lainnya, ternyata tidak semudah yang dipikirkan dan harus mempunyai logika yang bagus. Kemudian saya down setelah itu dan memilih mencari yang lain yang memperlajari blogging.

Tahu Sintesa dari Facebook

Entah memang Allah sudah mentakdirkan saya untuk keluar dari universitas dan pekerjaan tersebut, dan meridoi keinginan saya untuk menghafal Alquran, pondok programmer yang tadi coba daftar itu mengiklankan atau men share kalau dari facebook disebutnya fanspage yaitu sintesa  yang merupakan sebuah pondok yang fokus utamanya  adalah Al Quran dan Bisnis Online.

Pesantren Sintesa
sintesa.net

Tentu bukan gak disengaja saya mengetahui iklan pondok tersebut dan tentu itu merupakan petunjuk dari Allah agar saya daftar kesana dan mungkin saja rizki saya disana. MasyaAllah, pada saat itu saya sangat bahagia sekali dengan mengetahui pondok sintesa tersebut. Karena sesuai dengan cita–cita saya yaitu ingin menghafal Alquran dan diajari bisnis juga untuk bekal di dunia.

Selama beberapa hari saya pertimbangkan masalah tersebut, tentu sayang perkuliahan yang sudah semester 2 saya tinggalkan, secara orang yang kuliahkan dapat gelar tuh. Sempat bingung juga karena di satu sisi, sintesa merupakan tempat ideal dan juga cita-cita saya, tapi di sisi lain sangat disayangkan apabila keluar dari perkuliahan.

Pilihan
pexels.com

Apalah daya saya hanya bisa berikhtiar dengan solat istikhoroh dan meminta saran dari keluarga. Setelah itu saya sudah buat kuputusan untuk keluar dari perkuliahan dan mendaftar ke sintesa.

Saya minta restu juga dari orang tua, alhamdulilah memperbolehkan saya mondok disana. Kemudian saya coba daftar pada bulan Juli kemarin sebelum lebaran waktu itu, masih kuliah dan kerja juga buat jaga-jaga  apabila belum diterima enggak nyesel dua kali. Alhamdulilah pengumuman pun diterbitkan dan ternyata saya belum di terima di sintesa.

Terus Sabar, Belum di Terima di Sintesa

Agak sedih dan kecewa juga, keputusan yang sudah saya buat itu saya tarik kembali selama enam bulan karena belum diterima di sintesa. Harus gimana lagi mungkin ikhtiar saya yang belum cukup. Karena pendaftarannya dibuka enam bulan sekali, saya niatkan setelah ini apabila yang kedua kali ini tidak diterima juga mungkin rizki saya bukan di sana dan tetap melanjutkan kuliah dan kerja.

sedih dan kecewa
pexels.com

Saya sabar selama enam bulan itu dengan kegiatan yang sangat padat dan melelahkan itu, namanya juga kerja ya pasti capelah. Kadang merasa kesal juga tapi ya apa boleh buat sampai enam bulan kedepan harus terus sabar. Di samping itu saya terus berdoa dan berikhtiar supaya pendaftaran selanjutnya saya di terima.

Tibalah hari dimana pendaftaran sintesa dibuka kembali kemudian mulai mengisi form, mempersiapkan persyaratan dan lain sebagainya. Nunggu lagi deh selama satu bulan karena waktu pendaftarannya dibuka selama satu bulan.

Orang Sabar Pasti Subur

Oke saya sabar lagi dengan satu bulan itu, sudah satu bulan berjalan dan pendaftaran sintesa ditutup. Nunggu sekitar 2-3 hari barulah pengumuman yang di terima diposting di facebook. Dengan perasaan deg–degan kemudian saya buka linknya saya lihat nama–namanya dibagian atas belum ada juga, saya croll lagi kebawah… ternyata belum ada juga nama saya, hati mulai gelisah, saya perlahan lagi kepaling bawah… dan alhamdulilah nama saya terpampang di sana bahwa saya di terima.

very happy
pexels.com

Syukur alhamdulilah kepada Allah yang telah mengabulkan do’a saya untuk diterima di sintesa. Setelah itu saya resign dari perkuliahan dan pekerjaan, dan mulai mempersiapkan barang–barang untuk berangkat ke sintesa yang bertempat di Jawa Timur.

 

 

 

Leave a Comment