7 Cara Sukses Menanam Cabe Hidroponik Dengan Hasil Panen Melimpah

MENANAM CABE HIDROPONIK – Cabe memang sudah menjadi bagian penting sebagai bumbu masakan. Seperti ada yang kurang dan tidak lengkap rasanya ketika bumbu masakan tanpa adanya cabe. Terutama bagi kita masyarakat Indonesia yang sangat suka dengan masakan pedas, alias sambal.

Namun kendalanya adalah harga cabe ini yang sering melonjak naik. Yang mengakibatkan budget yang dikeluarkan pun juga ikut naik. Nah untuk itu lebih baik kita tanam sendiri tanaman cabe ini di halaman rumah kita.

Disini akan dibahas bagaimana menanam cabe dengan metode hidroponik. Metode hidroponik ini semakin digemari oleh masyarakat indonesia.

Karena dengan metode ini, bagi kamu yang tinggal di daerah perkotaan dan tidak mempunyai lahan yang luas. Bisa mencoba menanam dengan metode hidroponik . Berikut ini adalah cara-cara menanam cabe hidroponik yang sangat mudah dan sederhana :

1 . Persiapan dan Pemilihan Benih Cabe

benih cabe
[email protected]

Ada tiga macam cabe yang dikenal di Indonesia, yaitu cabe besar, cabe rawit dan cabe hibrida. Kalau saya sarankan lebih baik memilih benih cabe rawit. Karena selain pedas rasanya, cabe rawit ini bisa berbuah sepanjang tahun dan tidak mengenal musim. Tahan terhadap segala cuaca dan dapat tumbuh di dataran tinggi ataupun rendah.

Tetapi jika kamu tidak ingin ribet karena harus membeli benihnya dan mencari tokonya, Atau kamu mau coba-coba bereksperimen dalam menanam cabe hidroponik, kamu bisa mengambil benih cabe yang ada di dapur. Kalau sudah dapat benihnya, lanjut ketahap selanjutnya.

Kemudian kamu keringkan dan angin-anginkan. Setelah cabe itu kering, baru ambil bijinya dan masukan kedalam wadah yang berisikan air. Ambil biji yang tenggelam untuk kamu jadikan benih, agar dalam menanam cabe hidroponik ini benar-benar benih yang subur.

2 . Penyemaian Benih Cabe

penyemaian menanam cabe
[email protected]

Langkah selanjutnya yaitu penyemaian. Penyemaian dalam menanam cabe hidroponik ini, cara prosesnya sama dengan penyemaian cabe dengan menggunakan media tanah. Lebih jelasnya mari simak penjelasan berikut;

Rendam Benih Cabe

Perendaman ini bertujuan untuk mempercepat perkembangan kecambah. Pastikan benih cabe yang di pilih adalah benih cabe yang tenggelam. Untuk biji yang terapung, kamu bisa membuangnya.

Untuk mempercepat pertumbuhan cabe, ada baiknya juga kita tambahkan zat pengatur tumbuh (ZPT).

Tunggu Sampai Kecambah Tumbuh

Setelah perendaman selesai, bungkus benih cabe menggunakan kain basah selama seharian. Supaya mempercepat berkecambahnya benih cabe. Setelah muncul kecambahnya, baru kita lakukan penyemaian.

Tempat persemaian yang bisa kamu gunakan adalah baki atau petakan tanah. Kamu juga bisa membeli tempat penyemaian di toko pertanian terdekat, ataupun menggunakan wadah plastik yang diberi media berupa sekam bakar atau sabut kelapa.

Simpan Benih di Tempatnya

Taburkan benih ke tempat semai yang kamu beli ataupun sekam bakar atau sabut kelapa yang tadi digunakan. Kemudian siram dengan air, kalau bisa jangan sampai menggenang. Pastikan lagi bahwa biji benih tenggelam dan tertutupi oleh sekam bakar atau sabut kelapa.

Siram Benih Secara Rutin

Letakan persemaian benih cabe di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung. Siram secara rutin setiap pagi sampai benih itu tumbuh dan siap untuk ditanam. Biasanya benih akan tumbuh kira-kira 5 sampai 7 hari, dan mulai siap panen (di pindahkan ) sekitar 25 sampai 30 hari.

3 . Menyiapkan Media Tanam Hidroponik

Sambil menunggu penyemaian bibit, kita isi satu bulan tersebut dengan menyiapkan tempat untuk menanam cabe hidroponik tersebut. Media tanamnya bisa kamu buat dengan cara mencampurkan cocopeat dan arang sekam.

Dengan perbandingan bahan 1:1 sampai rata pada sebuah tempat khusus untuk hidroponik seperti sebuah potongan pipa, pot, ember, atau botol aqua.

Kamu bisa menggunakan sistem penanaman wicks, deep water culture ataupun pot/polybag. Seperti pada gambar di bawah ini.

media tanam cabe dengan alat sederhana
Sistem [email protected]hidroponik.blogspot.com
sistem deep water cabe hidroponik
Sistem Deep Water Culture [email protected]

Kedua media tersebut bisa kamu dapatkan dengan mudah disekitar anda, tetapi jika kamu tidak ingin susah-susah membuat, kamu bisa membelinya di toko pertanian atau tanaman terdekat.

Jangan lupa untuk dipasangkan sumbu atau kain flanel sebagai media penyerapan air dari bawah. Dan jangan lupa untuk mempersiapkan tandon air yang digunakan sebagai suplay air dan juga nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Kamu bisa memanfaatkan barang-barang bekas disekitar anda seperti toples, aqua, ataupun paralon.

4 . Transplanting Tanaman Hidroponik Cabe

pemindahan media bibit tanaman dalam menanam cabe hidroponik
[email protected]

Proses transplanting merupakan proses pemindahan bibit dari dari media semai ke media pertumbuhan. Benih cabe yang sudah disemai dan sudah muncul daun semu beberapa pasang, kemudian akan tumbuh daun sejati. Jika daun sejati sudah muncul, maka bibit cabe bisa dipindahkan ke pot atau polybag.

Untuk pengambilan bibit, kamu harus berhati-hati, sebelum mencabutnya siram media semai terlebih dahulu hingga basah, untuk mempermudah mencabut bibit yang akan ditanam supaya akar tidak rusak. Cara lain yang dapat memudahkan kamu memindahkan bibit, rendam kedalam bak air untuk pemisahan air dan tanah secara hati-hati.

Selanjutnya tanam bibit yang sudah siap, bisa ditempatkan ke dalam pot atau polybag ataupun tempat lain yang memiliki fungsi yang sama. Untuk langkah selanjutnya, isi media porous seperti sekam bakar dicampur hidroton, kerikil atau bisa juga pecahan genting agar dalam proses menanam cabe hidroponik lancar.

5. Pemberian Nutrisi Hidroponik

nutrisi yang bagus dalam menanam cabe hidroponik
[email protected]

Pemberian nutrisi hidroponik atau pemberian pupuk ini merupakan faktor terpenting dalam menanam hidroponik. Nutrisi hidroponik berisikan sebagian besar merupakan campuran NPK yang terdiri dari nitrogen, kalium dan fosfor. Anda dapat membelinya di toko pertanian.

Kamu bisa menggunakan nutrisi AB Mix yang merupakan nutrisi khusus untuk berbagai macam tanaman hidroponik. Berikan AB Mix setelah usia 5 – 7 hari agar tanaman bisa menyerap dan menerima nutrisi dengan baik.

nutrisi AB Mix dalam menanam cabe hidroponik yang baik
[email protected]

Penggunaan nutrisi untuk awal pertumbuhan, cukup menggunakan sebanyak 600 sampai 700 ppm, atau sekitar 5 ml yaitu nutrisi A ditambah nutrisi B kemudian dicampur dengan 1 liter air bersih.

Karena masih pertumbuhan, harus diperhatikan dosis pemakaiannya. Ada baiknya membaca terlebih dahulu panduan dalam penggunaannya sesuai dosis yang dibutuhkan untuk tahap pertumbuhan tanaman cabe.

6. Salah Satu Cara Menaman Cabe Yang Baik Dan Benar Adalah Pemeliharaan Yang  Rutin Terhadap Tanaman Cabe

pemeliharaann tanaman dalam menanam cabe hidroponik
[email protected]

Agar tanaman cabe tetap terjaga dibutuhkan pengontrolan nutrisi secara rutin dan teratur. Dan juga pencegahan dan penanggulangan hama dan penyakit, dalam pemenuhan unsur hara yang dibutuhkan tanaman cabe. Berikut adalah cara mudah merawat tanaman cabe hidroponik;

Mengontrol Asupan Nutrisi

Perlu diperhatikan ketersediaan larutan nutrisi yang ada pada tanaman. Jangan sampai habis dan mengering. Kelembaban tanah juga dapat mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman. Untuk itu harus selalu dijaga kebutuhan nutrisi dan kelembapan tanah agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Pengendalian, Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tanaman

Tanaman cabe perlu pengontrolan rutin karena rawan akan hama dan penyakit. Penyakit yang biasa menyerang tanaman hidroponik diantaranya adalah kutu, tungau, ulat, busuk buah, bercak daun dan lain sebagainya.

Jika penyakit tanaman tidak terlalu parah, pengendaliannya bisa dengan membuang dan menghilangkan bagian yang terinfeksi agar tidak menular kebagian lain.

Kebutuhan Unsur Hara Tanaman

Agar pertumbuhan tanaman tetap baik, guna memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman cabe. Semprot tanaman setiap seminggu sekali, dengan pupuk daun. Apabila sudah memasuki fase generatif, semprot tanaman cabe dengan pupuk buah. Kamu juga bisa memakai pupuk growmore, gandasil A/B, bayfolan, POC, Nasa atau supergrow.

7. Masa Panen Cabe Hidroponik

masa panen cabe dari menanam cabe hidroponik yang benar
[email protected]

Tanaman cabe hidroponik akan mulai berbuah dan siap dipanen saat mulai menginjak hari ke 60 sampai 90 atau dua bulan hingga tiga bulan setelah tanam. Agar semua tanaman cabe mendapatkan hasil yang maksimal, pastikan terawat dengan baik.

Ciri atau waktu panen yang tepat adalah disaat cabe mulai berwarna merah dengan menyisakan garis hijau sedikit pada buahnya. Agar hasil panen benar-benar bagus, lakukan panen disaat pagi hari demi menjaga kesegaran hasil panen cabe hidroponik tersebut.

*****

Demikianlah tips bagaimana cara menanam cabe hidroponik yang mudah dan sederhana tapi dengan hasil panen melimpah. Jika artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk dishare ya.Terimakasih.

 

Leave a Comment