Dengan Ilmu Semuanya Lebih Mudah Dan Berpahala

Saya inget dulu ketika sekolah di SMK (masih seputar postingan pengalaman pribadi) jadi ketika itu ada seorang teman, bukan seorang teman sih maksudnya cuman beda kelas aja dan gak terlalu akrab juga.

Saya dan gerombolan kelas tkj pergi istirahat ke kantin sekolah kemudian jajan beberapa jajanan ada yang makan, beli es, numpang tidur yaa udah biasa kalau anak smk itu gimana, tapi gimana – gimana nya bukan yang negatif ya seperti tawuran, ngerokok dan yang lainnya. Mungkin ada juga yang seperti itu tapi tidak untuk  kelas kami. hehe

Mungkin banyak orang yang men cap orang yang masuk sekolah smk itu, pasti anak – anak nakal semua, yaa sering kita lihat di tv banyak berita kasus tawuran ataupun apalah hal yang negatif pasti anak smk.

pesan
pixabay.com

Tapi itu tidak sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya juga salah, karena memang ada sekolah smk yang kerjaan nya hanya nongkrong, bolos sekolah, merokok sampai tawuran. Masyaallah ..

Kasihan sekali menurut saya untuk orang – orang yang masih sekolah tetapi tidak memanfaatkan nikmat bersekolah tersebut untk menuntut ilmu, membentuk karakter dan mengembangkan bakat. Sedangkan ada orang lain yang mempunyai semangat ingin menuntut ilmu tetapi tidak bisa karena tidak punya biaya.

jokosusilo.com
jokosusilo.com

Tentu kasihan juga orang tua kita yang susah payah banting tulang mencari nafkah untuk bisa menyekolahkan anak nya, tetapi kita malah membalas nya dengan perbuatan yang tidak berguna.

Untuk adik – adik semua yang masih sekolah agar bisa memanfaatkan nikmat sekolah tersebut dengan sebaik – baiknya dengan cara sekolah yang rajin, belajar dengan tekun toh itu juga buat masa depan adik – adik semua kan.

Karena penyesalan itu datangnya di akhir, entar abis lulus sekolah bakal ngerasain gimana cape dan susahnya nyari duit. Dan timbulah rasa penyesalan duh kalau saja dulu saya rajin sekolah, rajin belajar mungkin sekarang saya bisa dapet pekerjaan yang layak dan cukup.

Itu hanya sekedar  pesan kemanusiaan buat adik – adik semua, semoga bermanfaat.

TEMEN YANG SUKA MENTRAKTIR

Kembali ke cerita nya, jadi waktu itu kita kan atau kelas tkj sedang beristirahat dan jajan di kantin.

Nah si temen tetangga kelas ini juga sama pergi ke kantin, saya duduk di luar karena lagi panas – panasnya siang hari, kemudian terdengar suara berisik dan rame di warung sebelah.

Traktir-Teman-di-Tempat-Makan
sebandung.com

Sontak saya melihat keganduhan tersebut dari warung sebelah. Ternyata itu adalah temen tetangga kelas. Pandangan saya terus melihat ke warung tersebut karena berisik.

Ternyata suara berisik itu karena satu kelas itu di traktir sama salah satu teman itu. Bukan sekali dua si teman ini mentraktir satu kelasnya. Yaa mungkin dia orang punya alias orang kaya (dalam fikiran saya).

Ternyata memang benar si teman tersebut memang orang kaya. Tapi kok aneh ya eh bukan aneh sih tapi jarang yang kek gitu dia sering mentraktir teman sekelasnya.

DAPAT JAWABAN DAN ILMU DARI TV CERAMAH YANG GAK DI SENGAJA

Sore hari saya pulang dari sekolah karena ada ekstrakulikuler, dan gak sengaja tv yang sedang nyala di rumah adalah siaran ceramah ustadz.

sofa
pixabay.com

Karena lelah baru pulang dari sekolah, istirahat sejenak di kursi ruang tamu, gak disengaja juga acara tv tersebut menceritakan tentang traktir atau memberi makan orang lain di dalam islam.

Nah pas sekali yaa dengan keadaan saya yang sedang bertanya – tanya tentang perbuatan seseorang yang jarang sekali di lakukan bagi sekian orang banyak yaitu; sering mentraktir teman sekelasnya itu.

ISI DARI CERAMAH USTADZ

Kemudian dalam ceramah tersebut di paparkan bahwa mentraktir dalam islam itu merupakan hal yang positif karena amalan tersebut pahalanya sangat besar.

pexels.com
pexels.com

Ada seorang sahabat nabi bertanya kepada nabi Muhammad sallahu’alaihi wasallam.

Wahai rasul adakah perbuatan dalam islam yang besar pahalanya setelah ibadah yang wajib. Kemudian nabi menjawab : engkau memberi makan kepada siapapun, engkau menebarkan salam kepada orang lain yang kau kenal dan engkau tidak kenal. (Hr Muslim)

Menurut kata ulama ada hikmah di balik perkataan nabi tadi yakni; ketika engkau menghidangkan makanmu untuk orang lain, maka allah akan memberi keberkahan di situ.

pexels.com
pexels.com

Maksudnya  tidak semua makanan yang di makan itu akan menjadi kotoran, tetapi akan ada yang menjadi darah daging di tubuhnya.

Namun dalam ceramah tersebut nabi memberi kata kunci bahwa orang yang memakan makananmu itu haruslah orang yang bertakwa. Karena apabila yang engkau beri makan itu adalah orang yang bertakwa kemudian ia semangat ibadah nya dengan makanan itu, maka itulah  yang menjadi amal jariyah buat mu.

Memang allah itu kan memberikan pahala sesuai dengan niatmu, jadi gak perlu pilih – pilih orang. Ya kan itu nabi yang memerintahkan seperti atau bisa dikatakan syarat apabila kalian ingin perbuatan kalian tersebut pahalanya besar.

niblogsaia.blogspot.com
niblogsaia.blogspot.com

JAWABAN YANG SAYA DAPATKAN

Jadi dapat saya simpulkan dari ceramah sang ustadz tadi bahwa ketika kita ada kelebihan harta dan ingin berbagi kebahagiaan dengan teman atau saudara anda, ada baiknya orang tersebut ya katakanlah soleh, rajin ibadahnya agar kita dapat ambil bagian dari pahalanya tersebut.

axltwentynine.com
axltwentynine.com

Untuk itu kita semua harus rajin, bukan rajin sih emang kewajiban kita untuk menuntut ilmu itu baik ilmu dunia maupun akirat, selain untuk bekal kita dan mempermudah dalam kehidupan.

Karena kalau melakukan suatu amalan atau perbuatan tanpa tentu amalan tersebut akan tertolak, namun apabila kita menuntut ilmu kita jadi tahu apa aja perbuatan yang berpahala besar meskipun dengan hal – hal kecil sekalipun.

Leave a Comment