cara mengatasi stres dalam islam, jangan menyerah

Panduan Dari Rasulullah; Cara Menghilangkan Stres Menurut Islam, Yang Akan Membuatmu Merasa Lega dan Kembali Semangat

CARA MENGHILANGKAN STRES – Stres, depresi, dan emosi, ataupun galau, kerap dialami seseorang. Mereka berambisi dan terobsesi dengan dunia. Memang sudah manusiawi karena sudah menjadi karakter manusia, mereka memiliki obsesi dan harapan.

Karena manusia itu karakternya tamak; Jika manusia memiliki 2 lembah penuh harta, pasti ia akan mencari lembah harta yang ketiga (Al Hadits). Tidak ada yang bisa menghentikan manusia dalam mengejar obsesinya selain, kematian.

Hidup penuh dengan keindahan. Hidup selalu bisa menghidangkan berbagai kenikmatan. Misal, semua orang pasti memiliki harapan ingin mempunyai harta berlimpah. Namun kenyataannya, harapan tersebut tidak tercapai, malah jauh dari harapan. Hanya segelintir harta didapat, hanya sekedar untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

Kekecewaanpun datang. Muncullah emosi, depresi bahkan stres. Emosi kerap tidak terkontrol. Ketiga hal itu yang membuat kehidupan semakin suram.

Sejatinya semua manusia mengalami stres, galau, emosi, kenapa ?

Karena kita sebagai manusia tidak ada yang tahu masa depannya. Sementara mereka semua berharap ingin mendapatkan cita-citanya.

Pelajaran yang bisa kita ambil, bahwa kita selalu memikirkan obsesi yang belum tentu pasti, namun kita sering melakukan sesuatu yang pasti dan akan kita dapatkan, yaitu kematian. Ada beberapa saran atau cara yang bisa kita lakukan, untuk mengatasi rasa emosi dan stres ataupun galau.

Panduan dan Cara Menghilangkan Stres Menurut Islam Dari Rasulullah Shallahu ‘Alaihi wa sallam

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memberikan panduan kepada umatnya bagaimana cara menghilangkan stres, agar tidak terlalu larut dalam kesedihan, musibah, hingga membuatnya depresi dan stres. Ada beberapa panduan yang Rasulullah ajarkan, diantaranya:

1. Sibukkan Dengan Aktivitas Yang Bermanfaat

cara menghilangkan stres dalam islam
Al Hadits [email protected]

Menyibukkan diri dengan mengerjakan yang bermanfaat. Nabi memberikan batasan, berarti ini berlaku untuk manfaat dunia maupun akhirat. Karena ketika seseorang menyibukkan dirinya dengan yang bermanfaat, maka tidak akan ada waktu luang untuk melakukan yang tidak bermanfaat, apalagi berbahaya.

Bahaya terbesar yang dialami seorang hamba, yaitu ketika adanya waktu nganggur dan waktu luang. Karena jiwa tidak akan pernah diam, ketika ia tidak disibukkan dengan yang bermanfaat, pasti ia akan sibuk dengan hal yang membahayakan. (Thariq Hijratain)

Seorang mukmin seharusnya tidak perlu merasa kesulitan untuk mencari apa yang bermanfaat baginya. Karena semua yang ada disekelilingnya bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat baginya. Jika merasa belum bisa melakukan kegiatan yang manfaatnya luas.

Setidaknya dia awali dengan kegiatan yang manfaatnya terbatas walaupun untuk dirinya sendiri. Seperti berdzikir ataupun membaca Al Quran. Tidak ada yang namanya isitlah nganggur bagi umat muslim. Karena muslim selalu sibuk dengan hal-hal yang bermanfaat.

Ibnu Mas’ud mengatakan,
“Sungguh aku marah kepada orang yang nganggur. Dia tidak melakukan amal dunia maupun akhirat”. (HR. Thabrani).

2. Iringi Dengan Doa

Ikhtiar dengan cara berdoa menurut islam
Berdo’a [email protected]

Salah satu cara menghilangkan stres menurut islam yaitu dengan do’a. Disinilah kelebihan umat islam, yang tidak dimiliki oleh umat lain. Karena setiap mukmin dengan Rabb-Nya, memiliki kedekatan hati. Orang mukmin memiliki harapan di sisi Rab-Nya yang tidak dimiliki oleh orang kafir. Mintalah pertolongan kepada Allah.

Mengingatkan kita agar tidak selalu bersandar dengan pekerjaan kita. Harus diiringi dengan doa dan tawakkal kepada Allah. Karena keberhasilan tidak akan bisa diraih, tanpa adanya pertolongan Allah.

3. Jangan Merasa Lemah Terus Melangkah

Harus bersabar dalam menghadapi stres
Laa Tahzan [email protected]

Hidup itu adalah rintangan dan ujian. Dalam melakukan hal-hal yang terbaik ketika hidup, bisa dipastikan bahwa kita akan mengalami banyak rintangan dan ujian. Bagi seorang mukmin, bukan senbuah alasan untuk ia berputus asa. Karena ia paham, bahwa rintangan pasti akan selalu datang di sepanjang hidupnya.

Ali bin Abi Thalib mengatakan,

Yang paling aku takutkan sesuatu yang akan menimpa kalian yaitu mengikuti hawa nafsu dan panjang angan-angan. Mengikuti hawa nafsu dapat menjadi penghalang untuk memihak kebenaran. Panjang angan-angan bisa melupakan akhirat, dan ketahuilah bahwa dunia itu akan berlalu.

4. Terima Dengan Lapang Takdir Dari Allah, Jangan Merasa Didzalimi oleh Takdir

Menghilangkan stres dengan cara sabar
Jangan Bersedih [email protected]

Saat kamu merasa lebih gagal dibandingkan temanmu,

Saat kamu merasa lebih miskin dibandingkan saudaramu,

Saat kamu terkatung-katung saat kuliah, sementara temanmu sudah sukses dengan pekerjaan dan keluarganya,

Kamu tidak perlu berduka,

Karena berduka tidak akan mengubah nasib. Yang terpenting adalah kendalikan hati agar tidak hasad dan dengki. Kamu perlu mengingat dan menghafal hadits ini,

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

cara menghilangkan dengan cara bersyukur
Terus Bersyukur [email protected]

Ketika kamu melihat ada orang kafir yang bergelimang nikmat, kamu perlu ingat bahwa nikmat iman yang kamu miliki. Ketika kamu melihat orang muslim ahli maksiat lebih sukses dari kamu, maka kamu perlu ingat bahwa Allah mengunggulkan kamu dengan taat.

5. Jangan Lupakan Do’a Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat

Diantara do’a yang bisa kamu rutinkan, cobalah untuk istiqomah dan bersungguh dalam berdo’a, berdo’alah disaat-saat waktu mustajab agar do’a kita dikabulkan dan kesedihan dihilangkan.

cara terbaik dengan merutinkan do'a
Rutinkan Berdo’a [email protected]

” Ya Allah ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku sebagai benteng urusanku; perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku; perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku! Jadikanlah ya Allah kehidupan ini mempunyai nilai tambah bagiku dalam segala kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala kejahatan”. (HR. Muslim no. 2720).

Itulah beberapa panduan dan cara menghilangkan stres menurut islam dari Rasulullah yang sangat bermanfaat bagi kita, mungkin bisa juga dalam mengatasi cara menghilangkankan stres pikiran. Semoga Allah membimbing kita semua untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Wallahu a’lam

Sumber : Konsultasisyariah.com

Leave a Comment