Rancangan Program Latihan Fisik Yang Benar Adalah:?

Rancangan Program Latihan Fisik Yang Benar Adalah:
Lakukan latihan fisik dengan BBTT, apa itu BBTT ? – Direktorat P2PTM 22 Juni 2018 Latihan fisik adalah suatu bentuk aktivitas yang terstruktur dengan melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang guna meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani. Latihan Fisik dengan Baik Benar Terukur dan Teratur (BBTT)

Latihan fisik yang BAIK adalah latihan fisik yang disesuaikan dengan kondisi fisik dan kemampuannya, serta dilakukan di lingkungan yang sehat, aman, nyaman, tidak rawan cedera, dan menggunakan pakaian dan sepatu yang nyaman. Latihan fisik yang BENAR adalah latihan fisik yang dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemanasan (termasuk peregangan), latihan inti (latihan pada intensitas yang dituju), latihan pendinginan (termasuk peregangan) Latihan fisik TERUKUR adalah latihan fisik yang dilakukan dengan mengukur intensitas dan waktu latihan. Latihan fisik TERATUR adalah latihan fisik yang dilakukan secara teratur 3 – 5 kali dalam seminggu diselingi dengan istirahat.

Baca Juga : Lakukan latihan fisik dengan BBTT, apa itu BBTT ? – Direktorat P2PTM

Apa itu program aktivitas fisik?

Dinas Kesehatan Aceh | Lakukan Aktifitas Fisik 30 Menit Setiap Hari agar tubuh tetap sehat Diantara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah melakukan aktifitas fisik setiap hari. Hal ini diperlukan untuk menjaga tubuh dalam keadaan prima dan seluruh anggota tubuh berfungsi dengan baik. Aktifitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan fisik, mental dan mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari.

Tak hanya itu, aktivitas fisik yang dilakukan pun sangat berguna bagi perkembangan otak dan pertumbuhan si kecil. Tidak perlu melakukan aktivitas fisik yang berat, cukup melakukan hal-hal sederhana di rumah dan lingkungan sekitar; misalnya : bermain bola, bersepeda, naik turun tangga, jalan santai, dan kegiatan lainnya.

Aktifitas fisik selama 30 menit memberikan banyak manfaat terhadap kesehatan. Diantaranya membuat tubuh bugar, mengurangi resiko penyakit kardiovaskular, hingga kesehatan pencernaan. Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang diakibatkan kerja otot-otot rangka dan menghasilkan pengeluaran tenaga dan energi (pembakaran kalori).

  1. Definisi latihan fisik (exercise) adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur, terukur dan terus menerus sehingga dapat meningkatkan kebugaran tubuh.
  2. Terdapat bukti ilmiah yang sangat kuat bahwa melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang minimal 30 menit setiap hari atau 150 menit per minggu secara teratur dapat menurunkan risiko berbagai macam penyakit tidak menular dan risiko kematian dini akibat penyakit kronis.

Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur juga memainkan peranan penting dalam kesehatan kardiovaskular. Penelitian memperkirakan bahwa setiap penambahan 2 jam duduk dapat meningkatkan risiko kejadian penyakit kardiovaskular sebanyak 5%. Tapi di sisi lain, setidaknya berolahraga selama 1 jam dapat mengembalikan kebugaran tubuh yang hilang akibat 6 – 7 jam duduk.

Setiap peningkatan aktivitas akan sangat bermanfaat untuk kesehatan. Dibandingkan duduk diam di sofa, melangkah lebih sering lebih baik. Berjalan cepat atau berolahraga dengan intensitas sedang sebanyak 30 menit, 5 kali seminggu, dapat menurunkan risiko Penyakit Jantung Koroner (PJK) sebanyak 19% atau hampir 1/5 kali lebih rendah.

Sebagai langkah awal, berjalan kaki merupakan aktivitas fisik yang mudah, murah, dan dapat dilakukan semua orang. Bila kebugaran cukup baik, setidaknya bisa melakukan jalan cepat (kurang lebih 100 langkah per menit) selama 30 menit, yang dapat memberi tambahan 3.000 – 4.000 langkah.

Usahakan untuk mencapai target minimal 10.000 langkah per hari. Bagi yang sudah sering melangkah, jangan cepat puas, karena menambah olahraga 30 menit intensitas sedang masih memberikan manfaat tambahan. Nantinya, bentuk aktifitas fisik yang dilakukan bisa ditingkatkan. Pada akhir pekan misalnya, juga bisa dilakukan aktifitas fisik dengan bersepeda bersama keluarga atau dengan teman-teman sekantor atau dengan bergabung dengan komunitas-komunitas sepeda yang ada, sehingga aktifitas fisik bisa tetap rutin dilakukan dan sekaligus juga menyenangkan.

Harapannya seluruh anggota keluarga dapat melakukan aktifitas fisik minimal selama 30 menit setiap harinya. Tidak perlu olahraga yang berat dan sulit, yang penting adalah untuk selalu ingat untuk bergerak. dalam kehidupan sehari-hari dirumah, aktifitas fisik bisa berupa kegiatan sehari-hari, yaitu : berjalan kaki, berkebun, kerja di taman, mencuci pakaian, mencuci mobil, mengepel lantai, naik turun tangga, membawa belanjaan, dan lain-lain.

  • Bisa juga berupa olahraga, yaitu : push up, lari ringan, bermain bola, berenang, senam, bersepeda, bermain tenis, yoga, fitnes, angkat beban/ berat.
  • Prinsipnya adalah dengan aktifitas fisik minimal 30 menit setiap hari maka akan memberi manfaat yang begitu banyak bagi kesehatan tubuh.
  • Jika lebih banyak waktu yang digunakan untuk beraktifitas fisik maka manfaat yang diperoleh juga lebih banyak.
You might be interested:  Bagaimana Melakukan Gerakan Start Pendek Pada Lari 100 M?

Jika kegiatan ini dilakukan setiap hari secara teratur maka dalam waktu 3 bulan ke depan akan terasa hasilnya. Anda pastinya akan lebih sehat dan bugar tentunya. Berikut beberapa manfaat lain dari aktivitas fisik yang Anda dan anak lakukan: 1. Mengontrol berat badanSaat bermalas-malasan, tubuh kita cenderung mendapat asupan kalori berlebih dibandingkan penggunaannya, kalori yang tidak terpakai tersebut nantinya akan tersimpan sebagai lemak.

Lain halnya apabila kita aktif berolahraga, tubuh kita akan membutuhkan lebih banyak kalori, sehingga lemak tubuh yang tersimpan akan dibakar untuk diubah menjadi energi. Penurunan berat badan, memberikan efek positif bagi kesehatan jantung dan pengontrolan kadar gula darah.2. Menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakitAktifitas fisik 30 menit secara teratur bisa membantu mencegah atau mengelola masalah kesehatan termasuk stroke, penyakit metabolisme, stress, kanker, diabetes mellitus type 2, dan arthritis.3.

Memperbaiki suasana hatiBerjalan kaki selama 30 menit bisa mengurangi stres dan emosional. Aktifitas fisik yang dilkaukan bisa merangsang bahan kimia otak yang dapat membuat lebih bahagia dan lebih santai.4. Menurunkan kadar gula darahLatihan fisik akan mencegah akumulasi berlebih gula dalam sirkulasi darah.

  • Saat berolahraga, otot akan mengambil pasokan gula dari sirkulasi dan mengubahnya dalam bentuk energi.
  • Hal ini tentunya akan mengurangi risiko diabetes.5.
  • Meningkatkan staminaAktifitas fisik yang terartur dapat meningkatkan kekuatan otot dan meningkatkan daya tahun tubuh.6.
  • Mencegah kankerSeseorang yang berolahraga teratur memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit kanker terutama pada usus besar, rahim dan payudara.7.

Mengatur tekanan darah Latihan fisik atau olahraga telah terbukti dapat mengurangi stres. Dengan menghindari stress berlebihan, resiko peningkatan tekanan darah serta penyakit jantung pun akan menurun. Selanjutnya yang harus kita pahami adalah bagaimana cara melakukan aktifitas yang benar itu.

  • Ada beberapa hal hal yang harus kita perhatikan, diantaranya adalah lakukan secara bertahap hingga mencapai 30 menit.
  • Jika belum terbiasa dapat dimulai dengan beberapa menit setiap hari dan ditingkatkan secara bertahap.
  • Emudian juga yang harus kita perhatikan adalah sebaiknya lakukan aktifitas fisik sebelum makan atau 2 jam sesudah makan.

hal penting lainya adalah jangan lupakan pemanasan dan peregangan. Awali aktifitas fisik dengan pemanasan dan peregangan. Lakukan gerakan ringan dan secara perlahan ditingkatkan sampai sedang. Jika sudah terbiasa dengan aktiftas tersebut, lakukan secara rutin paling sedikit 30 menit setiap hari.

Apa isi program latihan yang sesungguhnya?

Program latihan itu sendiri berisikan mengenai latihan – latihan yang akan dilakukan oleh atlet serta hasil yang harus dicapai oleh pelatih. Point penting yang harus ditekankan adalah untuk berprestasi dalam bidang olahraga tidak bisa diperoleh secara instan melainkan melalui proses panjang.

1 Apa yang dimaksud dengan perencanaan program latihan?

Perencanaan latihan tahunan adalah alat untuk mengarahkan latihan selama satu tahun dengan tujuan yang sangat spesifik. Tujuannya adalah memaksimalkan adaptasi fisiologis, meningkatkan prestasi atau penampilan seorang atlet.

Apa saja contoh dari 3 jenis aktivitas fisik?

Tahukah anda bahwa setiap tanggal 6 april merupakan peringatan Hari Aktivitas Fisik Sedunia ? Mengapa aktivitas fisik begitu penting hingga ada hari peringatannya? Sumber www.p2ptm.kemkes.go.id Rutin olahraga dan melakukan aktivitas fisik setiap hari adalah salah satu fondasi dari gaya hidup sehat. Meski demikian, banyak orang yang masih mengartikan aktivitas fisik sebagai olahraga berat penuh siksaan. Padahal, belum tentu! Aktivitas fisik tidak melulu harus dilakukan di gelanggang olahraga atau di pusat kebugaran. Aktivitas fisik yang teratur atau olahraga ringan sampai sedang yang rutin dan teratur serta berkelanjutan adalah salah satu hal paling penting yang dapat dilakukan dengan mudah untuk memperoleh berbagai manfaat bagi kesehatan. Salah satu penyebab utama dari penyakit tidak menular (PTM) adalah kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan.

  1. PTM yang masih menjadi hantu di Indonesia seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung koroner, gagal ginjal, dan juga stroke.
  2. Padahal penyakit tersebut sebenarnya bisa dikurangi resikonya dengan banyak melakukan aktivitas fisik dalam kehidupan harian Anda.
  3. Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang meningkatkan pengeluaran tenaga/energi dan pembakaran energi.
You might be interested:  Jelaskan Bagaimana Tahap Gerakan Melakukan Servis Panjang Forehand?

Aktivitas fisik dikategorikan cukup apabila seseorang melakukan latihan fisik atau olah raga selama 30 menit setiap hari atau minimal 3-5 hari dalam seminggu. Melakukan aktivitas fisik merupakan salah satu pilar dan pedoman dari Gizi Seimbang. Ada 3 tipe aktivitas fisik yaitu :

  • Aktivitas ringan : Dapat dilakukan selama kurang dari 150 menit per minggu. Berbagai bentuk aktivitas yang bisa dilakukan meliputi mencuci piring, memasak, memancing, dan sebagainya.
  • Aktivitas sedang : Dapat dilakukan sekitar 150 menit setiap minggunya. Bentuk aktivitas yang dapat dilakukan seperti naik turun tangga, bersepeda, berkebun, dan lain- lain,
  • Aktivitas berat : Jenis aktivitas fisik ini dapat dilakukan lebih dari 300 menit per minggu. Beberapa bentuk aktivitas yang dapat dilakukan meliputi sepak bola, mencangkul, naik gunung, berenang, jogging, dan lainnya.

Untuk mendapatkan hasil dari aktivitas fisik yang lebih maksimal direkomendasikan untuk melakukannya dengan prinsip BBTT yaitu Baik, Benar, Terukur, dan Teratur. Baik adalah melakukan aktivitas fisik sesuai dengan kemampuannya, benar adalah aktivitas yang dilakukan secara bertahap mulai dari pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan atau peregangan, terukur adalah aktivitas fisik yang diukur intensitas dan juga waktunya, dan yang terakhir adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur sebanyak 3-5 kali dalam seminggu.

6 aktivitas fisik berat itu seperti apa?

Aktivitas Fisik Berat – Direktorat P2PTM 29 Juni 2018 Aktivitas fisik dikategorikan berat apabila selama beraktivitas tubuh mengeluarkan banyak berkeringat, denyut jantung dan frekuensi nafas sangat meningkat sampai dengan kehabisan napas. Energi yang dikeluarkan saat melakukan aktivitas pada kategori ini > 7 Kcal/menit. Contoh :

Berjalan dengan sangat cepat (kecepatan lebih dari 5 km/jam), berjalan mendaki bukit, berjalan dengan membawa beban di punggung, naik gunung, jogging (kecepatan 8 km/jam) dan berlari Pekerjaan seperti mengangkut beban berat, menyekop pasir, memindahkan batu bata, menggali selokan, mencangkul Pekerjaan rumah seperti memindahkan perabot yang berat, menggendong anak, bermain aktif dengan anak Bersepeda lebih dari 15 Km per jam dengan lintasan mendaki, bermain basket, cross country, badminton kompetitif, volley kompetitif, sepak bola, tenis single, tinju.

Baca Juga : Aktivitas Fisik Berat – Direktorat P2PTM

Apa tujuan utama program latihan fisik?

Tujuan Utama Latihan Kebugaran Jasmani adalah Menjaga Kesehatan, Lakukan Rutin – Liputan6.com, Husnul Abdi, Jakarta Tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah menjaga kesehatan. Bila dilakukan secara rutin, hal ini dapat membuat tubuh lebih sehat dan bugar.

Dengan tubuh yang sehat dan bugar, maka aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan lancar. Latihan kebugaran jasmani bahkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan kekuatan otot, serta melatih kelenturan dan keseimbangan. Selain itu, olahraga ini juga efektif untuk membakar kalori dan menurunkan risiko terjadinya sejumlah penyakit Tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar.

Hal ini sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Dengan tujuan yang jelas, kamu tentunya lebih serius dalam melakukan latihan kebugaran jasmani ini. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, tentang tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah.

Meningkatkan Kualitas Tidur Salah satu tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah meningkatkan kualitas tidur. Perlu diketahui bahwa aktivitas fisik yang teratur dapat membantu kamu tidur lebih cepat dan lebih nyenyak. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan kualitas tidur yang semakin baik. Walaupun begitu, sebaiknya hindari aktivitas olahraga menjelang waktu tidur.

Jika kamu melakukan olahraga menjelang tidur, kamu malah akan terus terjaga dan sulit tidur. Mengontrol Berat Badan Tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah mengontrol berat badan, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Latihan kebugaran jasmani membantu kamu untuk selalu bergerak aktif melakukan kegiatan fisik.

  • Tentunya kalori dalam tubuh akan semakin banyak terbakar bila kamu melakukan aktivitas fisik yang intens.
  • Dengan begitu, kamu bisa menjaga berat badan ideal.
  • Amu bisa menurunkan berat badan dengan latihan kebugaran jasmani ini.
  • Amu bisa meluangkan waktu untuk melakukan latihan kebugaran jasmani ini selama beberapa kali dalam seminggu, tidak perlu setiap hari.
You might be interested:  Bagaimana Cara Melakukan Gerakan Pertama Pada Saat Menari Burung Kutilang?

Asal melakukannya secara rutin, maka kamu bisa mendapatkan berbagai manfaatnya untuk kesehatan. Melancarkan Peredaran Darah Tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalan menurunkan risiko penyakit jantung. Hal ini karena aktivitas olahraga yang dilakukan secara rutin dapat membantu melancarkan peredaran darah dalam tubuh.

  1. Dengan begitu, risiko terserang penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, hingga penyakit stroke dapat berkurang.
  2. Tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah menghindari berbagai penyakit.
  3. Amu bisa menurunkan risiko terserang berbagai penyakit seperti diabetes tipe 2, depresi dan kecemasan, sindrom metabolik, radang sendi hingga berbagai risiko kanker.

Latihan kebugaran jasmani tentunya bisa menjadi pilihan yang sangat tepat untuk menjaga kesehatan kamu secara keseluruhan. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Jika rutin melakukannya, daya tahan tubuh akan semakin kuat.

Metabolisme tubuh juga akan semakin lancar dan sistem imun meningkat. Latihan kebugaran jasmani mampu mencegah terkena berbagai penyakit, baik penyakit menular atau penyakit ringan seperti flu atau demam. Seseorang yang rajin melakukan latihan kebugaran jasmani juga akan terlihat lebih sehat, segar dan cerah.

Meningkatkan Energi Tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah untuk meningkatkan energi tubuh. Aktivitas berolahraga secara teratur dapat memperbaiki sistem kerja jantung dan paru-paru menjadi lebih baik. Pada kondisi ini, tubuh akan memperoleh lebih banyak energi untuk melakukan aktivitas pekerjaan sehari-hari.

  • Bukan hanya itu, olahraga juga bisa membantu meningkatkan kekuatan otot dan daya tahan tubuh.
  • Dengan begitu, tubuh menjadi lebih sehat, bugar, dan jauh dari berbagai macam penyakit.
  • Meningkatkan Suasana Hati Tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah menjaga kesehatan mental.
  • Dengan berolahraga, kamu dapat meningkatkan mood atau suasana hati menjadi lebih baik.

Melakukan aktivitas fisik atau berolahraga secara rutin dapat merangsang berbagai senyawa kimia dalam otak untuk merasa lebih bahagia. Tidak hanya itu, dengan berolahraga tubuh juga menjadi lebih rileks, dan kecemasan dapat berkurang. Latihan kebugaran jasmani yang dilakukan dengan teratur juga dapat membantu kamu untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan ideal.

  1. Penampilan fisik yang baik tentunya dapat menambah rasa percaya diri kamu.
  2. Melenturkan Sendi dan Menguatkan Tulang Tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah melenturkan sendi dan menguatkan tulang.
  3. Dengan rutin melakukan latihan, otot-otot tubuh dan anggota gerak lainnya akan lebih lentur.
  4. Amu bisa melakukan berbagai gerakan senam lantai.

Seperti roll depan, roll belakang, kayang, split, lompat harimau atau melakukan gerakan dari kepala hingga ke kaki. Selain itu, dengan banyak berolahraga dan latihan yang tepat, tulang akan semakin kuat dan terhindar dari dari osteoporosis. Jenis latihan kebugaran jasmani yang bisa dilakukan untuk menguatkan tulang yakni, berjalan kaki, lari, bersepeda, mendaki, naik turun tangga, senam dan angkat beban.

Apa tujuan dari program latihan fisik?

3. Meningkatkan energi – Latihan fisik yang teratur dapat membantu jantung bekerja lebih efektif serta melancarkan penyaluran nutrisi dan oksigen ke berbagai jaringan. Dengan terpenuhinya kebutuhan nutrisi dan oksigen, tubuh akan mendapatkan lebih banyak energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Bagaimana prinsip aktivitas fisik?

Prinsip aktivitas fisik, yang mana di antaranya ialah: Prinsip Kekhususan atau Specificty, yang mana prinsip kekhususan sendiri ialah suatu aktivitas fisik khusus mengembangkan kemampuan tubuh sesuai dengan tuntutan dalam cabang olahraga yang akan dikembangkan.

Apa itu sasaran latihan?

Sedangkan sasaran latihan secara umum adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan olahragawan dalam mencapai puncak prestasi.

Apa itu program latihan fisik jangka pendek?

Latihan fisik jangka pendek adalah latihan fisik dengan intensitas sedang, frekuensi satu kali, durasi 20 menit, dengan intensitas 70% HR max; pengukuran glukosa darah dilakukan segera setelah melakukan latihan fisik (Cantu R.C, 1987 Fox, 1993).