Rancangan Biaya Yang Dibutuhkan Dalam Proposal Terdapat Pada Bagian?

Rancangan Biaya Yang Dibutuhkan Dalam Proposal Terdapat Pada Bagian
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa rancangan biaya yang dibutuhkan dalam sebuah kegiatan terdapat pada bagian ‘ anggaran dana ‘.

Apa isi bagian anggaran biaya pada proposal usaha?

Isi Anggaran Biaya dalam Proposal dan Contohnya Cari soal sekolah lainnya KOMPAS.com – Keterampilan menulis proposal perlu dimiliki setiap insan berpendidikan, agar terbiasa berpikir sistematis dan logis. Dikutip dalam buku Pengajuan Proposal (2014) karya Huriyyah, proposal adalah rancangan dari suatu usulan sebuah penelitian yang kemudian dilaksanakan oleh peneliti terhadap bahan penelitiannya.

  1. Tujuan dari proposal yaitu mendapatkan persetujuan dari suatu pihak mengenai rencana atau rancangan yang akan dilakukan.
  2. Salah satu unsur kerangka proposal adalah anggaran biaya kegiatan.
  3. Anggaran biaya dalam suatu proposal harus dicantumkan.
  4. Perkiraan biaya, tarif, atau jumlah alokasi keseluruhan dana yang hendak digunakan.

Baca juga: Anggaran biaya mencakup administrasi, peralatan, piala, konsumsi, dan lain-lain. Isi dari anggaran biaya propsal disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan yang akan dilakukan. Biasanya anggaran biaya dalam proposal di rancang dalam bentuk RAB (Rancangan Anggaran Biaya).

Di dalamnya terdapat besaran ongkos dan keperluan logistik yang diperlukan dalam satu kegiatan. Sama seperti halnya menyusun unsur atau membuat kerangka proposal pada umumnya, dalam penulisan anggaran biaya juga memerhatikan bahasa dan tulisan yang resmi, padat, dan rinci. Anggaran biaya disusun secara logis dan realistis, serta memperhatikan keseimbangan antara pengeluaran dan penghasilan.

Hal ini agar diterima secara logis oleh penyandang dana. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat Rancangan Anggaran Biaya (RAB) sebuah proposal yang disadur dari buku Metode dan Teknik Penyusunan Proposal Penelitian (2020) oleh Yuniati Sitorus, yaitu:

Buat daftar khusus untuk menghitung seluruh biaya keperluan dan perlengkapan yang digunakan. Jika menggunakan sewa gedung sebagai lokasi acara atau kegiatan perlu dimasukkan ke data pembiayaan, beserta dengan penyediaan panggung dan dekorasi. Masukkan biaya konsumsi yang dihitung dari jumlah tamu, jenis konsumsi, dan intensif konsumsi. Buat anggaran biaya untuk para tamu yang ikut dalam kegiatan. Masukkan kebutuhan apa saja yang diperlukan bagi tamu undangan. Membuat daftar panitia, tugas panitia, dan besaran biaya transport yang digunakan selama kegiatan.

Baca juga:

Anggaran biaya memuat apa?

Anggaran biaya memuat sumber dana yang digunakan selama kegiatan dan rincian biaya pengeluaran untuk kegiatan. Pembahasan Proposal adalah suatu rancangan kegiatan yang ditulis kedalam sebuah susunan kegiatan kerja yang sudah terjadwal. Secara umum proposal dapat dibedakan dalam empat jenis yaitu Proposal kegiatan, Proposal Bisnis, Proposal Penelitian dan Proposal proyek.

Bagian-bagian proposal kegiatan adalah

  1. Judul
  2. Pendahuluan
  3. Dasar Kegiatan, menjelaskan keadaan atau kejadian yang menjadi alasan dilakukan suatu kegiatan
  4. Tujuan Kegiatan, menjelaskan sasaran yang ingin dicapai dengan adanya kegiatan dapat berupa manfaat atau keuntungan-keuntungannya
  5. Waktu dan tempat kegiatan, menjelaskan waktu dan tempat pelaksanaan beserta kepanitiaan penyelenggaranya
  6. Susunan acara kegiatan
  7. Susunan panitia kegiatan
  8. Anggaran kegiatan, menjelaskan perincian dana yang diperlukan untuk setiap sub kegiatannya
  9. Lampiran

Adapun Fungsi propsal adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai dasar untuk melakukan penelitian yangberhubungan dengan sosial, budaya, agama, ekonomi, dan bidang lainnya.
  2. Sebagai gambaran dalam mendirikan suatu usaha.
  3. Memberikan infrmasi mendetail tentang suatu kegiatan
  4. Sebagai dasar melakukan tender, baik dari lembaga pemerintah maupun swasta.
  5. Sebagai bahan pertimbangan bagi pihak luar dalam memberikan partisipasi akan suatu kegiatan

Pelajari lebih lanjut

  1. Materi tentang pengertian proposal : brainly.co.id/tugas/7411445
  2. Materi tentang rencana anggaran biaya : brainly.co.id/tugas/5959400

Detil Jawaban Kelas : IX (SMA) Mapel : B.indonesia Bab : Menulis karya Ilmiah Kode : 9.1.12 Kata Kunci : Bagian-bagian dalam proposal

Mengapa dalam proposal tercantum pembiayaan jelaskan?

Perbedaan Proposal Kegiatan Dengan Proposal Penelitian Sumber : pinterest.com](https://id.pinterest.com/pin/81416705754500139/

  • Hai, selamat pagi semua!
  • Jalan jalan ke Bali Sambil main ke Pantai Kuta Mari mulai pagi hari
  • Dengan Bahasa Indonesia

Proposal kegiatan dan proposal penelitian menjadi dua jenis proposal yang kerap digunakan. Biasanya, proposal penelitian digunakan di bidang akademisi. Sementara itu proposal kegiatan diperlukan untuk kegiatan sekolah, universitas, hingga organisasi. Memang masih banyak yang bingung antara proposal kegiatan dan proposal penelitian.

  • Persamaan dari keduanya adalah sama-sama berbentuk sebuah proposal.
  • Nah, apa kalian tahu perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian? Silahkan memberi jawaban terbaik kalian dalam diskusi kali ini ya, teman-teman! Semangat! 1 Like Perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian berdasarkan isi adalah: -Proposal kegiatan berupa permintaan kepada seseorang atau suatu lembaga untuk melakukan suatu kegiatan.

-Proposal penelitian berupa pengajuan kepada lembaga untuk melakukan suatu penelitian. Perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian berdasarkan sistematika adalah: -Pada proposal kegiatan terdapat pembiayaan, sedangkan pada proposal penelitian tidak ada.

  1. Perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian adalah penggunaan kata-kata teknis, kata pendefinisian, dan kata perincian pada proposal penelitian lebih banyak daripada proposal kegiatan.
  2. Jadi, perbedaan proposal kegiatan dengan penelitian terdapat pada isi, sistematika, dan penggunaan bahasa.

Sumber : roboguru.ruangguru.com. (2021,6 Oktober).Jelaskan perbedaan antara proposal kegiatan dan proposal penelitian?. Diakses pada 18 November 2021. dari https://roboguru.ruangguru.com/question/jelaskan-perbedaan-antara-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian-_QU-WA26KB3V, Adapun perbedaan proposal kegiatan dan proposal penelitian adalah secara umum :

  • Proposal kegiatan berupa pengajuan untuk menyelenggarakan kegiatan, sedangkan proposal penelitian merupakan pengajuan untuk melakukan suatu penelitian.
  • Proposal penelitian memuat metode penelitian, sedangkan proposal kegiatan tidak memuat bagian tersebut.
  • Proposal kegiatan memiliki rincian pembiayaan kegiatan, sedangkan proposal penelitian tidak.
  • Proposal kegiatan menggunakan landasan teoritis. Sementara itu proposal penelitian menggunakan landasan teoritis dan hipotesa
  • Sumber : https://kumparan.com/berita-hari-ini/memahami-perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian-1wQ65WGmGIG
  • Lalu ada beberapa perbedaan Proposal kegiatan dengan proposal penelitian secara khusus :
  • Berdasarkan isi
  • Proposal kegiatan berupa permintaan kepada seseorang atau suatu lembaga untuk melakukan suatu kegiatan.
  • Proposal penelitian berupa pengajuan kepada lembaga untuk melakukan suatu penelitian.

Berdasarkan Sistematika Penulisan

  • Pada proposal kegiatan terdapat pembiayaan, sedangkan pada proposal penelitian tidak ada.
  • Pada proposal penelitian terdapat metode, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.
  • Pada proposal penelitian terdapat kerangka penulisan laporan, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.
  • Pada proposal kegiatan, yang digunakan hanya landasan teoretis saja. sedangkan pada proposal penelitian menggunakan landasan teoretis dan hipotesis.

Sumber : https://haloedukasi.com/perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian Untuk perbedaan dari proposal kegiatan dengan prososal penelitian dapat kita lihat dari namanya itu sendiri, yakni teks proposal yaitu suatu teks yang berisi laporan untuk menyelenggarakan suatu kegiatan kepada suatu lembaga, sedangkan teks proposal penelitian yaitu suatu teks yang berisi laporan tentang suatu penelitian kepada suatu instant atau lembaga.

Itu merupakan perbedaan yang paling mendasar dari proposal kegiatan dengan proposal penelitian. Perbedaan yang lain antara proposal penelitian dengan proposal kegiatan dapat dilihat berdasarkan sistematikanya. Proposal kegiatan terdapat pembiayan ssedangkan proposal penelitian tidak, proposal penelitian terdapat metode penelitian sedangkan proposal tidak.

Proposal kegiatan biasanya hanya menggunakan landasan teoritis saja, namun pada proposal penelitian menggunakan landasan teoritis dan hipotesis. Untuk penggunaan kata pendefinisian, kata-kata teknis dan kata perincian lebih banyak digunakan pada proposal penelitian daripada proposal kegiatan.

Susanto, Happy (2010). Panduan Lengkap Menyusun Proposal. Ciganjur:Jagakarsa:Jakarta Selatan. Tanggal dilihat 18 november 2021 Berdasarkan pendefinisiannya, proposal penelitian dan proposal kegiatan memiliki perbedaan arti. Menurut Prof. Robertus Wahyudi Triweko, Ph.d, Proposal penelitian ialah suatu bentuk dokumen rencana kerja yang terdiri atas semua unsur-unsur pokok dalam suatu proses meneliti dan harus berisikan informasi yang cukup bagi si pembaca untuk mengevaluasi kegiatan yang dilakukan.

Sedangkan menurut buku Pedoman dan Petunjuk Praktis Karya Tulis karya Hasnun Anwar (2004:73), proposal kegiatan ialah serangkaian rencana yang disusun dan dibuat untuk kegiatan tertentu. Seperti kegiatan seminar, acara kompetisi, dan lain sebagainya. Dari pendefinisian tersebut, diperoleh perbedaan antara proposal penelitian dan kegiatan, diantaranya : • Proposal penelitian disusun sebagai rancangan pelaksanaan penelitian yang akan dilakukan, seperti skripsi, tesis maupun makalah.

  1. Sedangkan proposal kegiatan merupakan usulan atau rancangan kerja suatu kegiatan atau acara.
  2. Berdasarkan sistematikanya, proposal penelitian terdapat bagian landasan teori/kajian pustaka, metodologi, perumusan masalah, sedangkan proposal kegiatan tidak memuat bagian tersebut, namun terdapat bagian mengenai anggaran dana/pembiayaan.
You might be interested:  Sketsa Adalah Rancangan Gambar Yang Berupa?

• Kebahasaan pada proposal kegiatan lebih bebas dibandingkan proposal penelitian yang lebih banyak menggunakan bahasa yang baku dan istilah ilmiah. Sumber Referensi : Anoname. Perbedaan Dan Persamaan Proposal Umum Dan Proposal Ilmiah. PDF. https://id.scribd.com/presentation/378136160/Perbedaan-Dan-Persamaan-Proposal-Umum-Dan-Proposal-Ilmiah, diakses 18 November 2021,

  1. Menurut Huriyyah Badriyah (2014) dalam buku Kumpulan Contoh Sukses & Tembus Pengajuan Proposal, proposal merupakan rencana kerja yang disusun secara sistematis dan rinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal.
  2. Proposal dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, setiap jenisnya memiliki ciri khas masing-masing.

Mengutip buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMA/MAK Kelas XIII Semester 1 tulisan Ir. Hieronymus Budi Santoso (2021), proposal kegiatan adalah proposal yang dibuat untuk melakukan suatu kegiatan. Sementara itu proposal penelitian biasanya digunakan di bidang pendidikan.

  • Proposal kegiatan berupa permintaan kepada seseorang atau suatu lembaga untuk melakukan suatu kegiatan.
  • Proposal penelitian berupa pengajuan kepada lembaga untuk melakukan suatu penelitian.

Perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian berdasarkan sistematika adalah

  • Pada proposal kegiatan terdapat pembiayaan, sedangkan pada proposal penelitian tidak ada.
  • Pada proposal penelitian terdapat metode, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.
  • Pada proposal penelitian terdapat kerangka penulisan laporan, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.
  • Pada proposal kegiatan, yang digunakan hanya landasan teoretis saja, sedangkan pada proposal penelitian menggunakan landasan teoretis dan hipotesis.
  • Perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian adalah penggunaan kata-kata teknis, kata pendefinisian, dan kata perincian pada proposal penelitian lebih banyak daripada proposal kegiatan.

Memahami Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal penelitian. (2021, Agustus 28). Diakses pada November 18, 2021 diakses dari Memahami Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian | kumparan.com https://kumparan.com/berita-hari-ini/memahami-perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian-1wQ65WGmGIG/1 Menurut Sugiyono (2013), proposal penelitian adalah pedoman yang berisikan berbagai kegiatan serta langkah-langkah sistematis yang akan diikuti oleh seorang peneliti dalam melakasanakan suatu penelitian.

Sedangkan proposal penelitian menurut Jay (2006) adalah bentuk alat bantu manajemen standar agar manajemen dapat befungsi secara efisien dalam melakukan pengelolaan kegiatan. Secara umum tentunya kita juga bisa melihat dan menganalisis apa perbedaan proposal penelitian dan proposal kegiatan berdasarkan penjelasan dari teman-teman penyaji.

Perbedaan perbedaan tersebut yaitu : a. Berdasarkan tujuan Proposal penelitian sendiri memiliki tujuan untuk mengusulkan berbagai aspek proyek penelitian yang secara lebih rinci. Proposal penelitian ini biasannya lebih banyak digunakan dalam hal akademis.

  • Sedangkan proposal kegiatan bertujuan untuk mendapatkan izin atau juga mencari sponsor acara agar bisa membantu secara finansial dan nonfinansial.b.
  • Berdasarkan struktur Dalam proposal penelitian dan proposal kegiatan tentunya memiliki perbedaan struktur yang dapat kita identifikasi.
  • Pada proposal penelitian terdapat bagian kajian pustaka, metode penelitian dan daftar pustaka.

Sedangkan pada proposal pada proposal kegiatan tidak terdapat bagian-bagian tersebut tetapi memiliki bagian mengenai rincian anggaran, susunan kepanitiaan, nama kegiatan, dan susunan acara dimana hal itu tidak terdapat di dalam proposal penelitian. Sumber : Hayati, Rina.(2021, 13 April).

Pengertian Proposal Kegiatan, Jenis, Tujuan, dan Cara Membuatnya. Diakses pada 18 November 2021 pukul 19.35 dari https://penelitianilmiah.com/proposal-kegiatan/ Hayati, Rina.(2021, 21 September). Pengertian Proposal Kegiatan, Jenis, Tujuan, dan Cara Membuatnya. Diakses pada 18 November 2021 pukul 19.48 dari https://penelitianilmiah.com/proposal-penelitian/ Proposal kegiatan dengan proposal penelitian memiliki beberapa perbedaan.

Menurut Eva Yuniarti (n.d.) perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian dapat dilihat berdasarkan isi dan sistematika penulisan. Perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian berdasarkan isi, yaitu :

  • Proposal kegiatan berupa permintaan kepada seseorang atau suatu lembaga untuk melakukan suatu kegiatan.
  • Proposal penelitian berupa pengajuan kepada lembaga untuk melakukan suatu penelitian.

Sedangkan berdasarkan sistematika penulisannya perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian, yaitu :

  • Pada proposal kegiatan terdapat pembiayaan, sedangkan pada proposal penelitian tidak ada.
  • Pada proposal penelitian terdapat metode, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.
  • Pada proposal penelitian terdapat kerangka penulisan laporan, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.
  • Pada proposal kegiatan, yang digunakan hanya landasan teoretis saja. sedangkan pada proposal penelitian menggunakan landasan teoretis dan hipotesis.

Jadi perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian dapat dilihat dari isi dan juga sistematika penulisannya. Yuniarti, Eva (n.d.).2 Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian yang Perlu dipahami. Diakses pada 18 November 2021 dari https://haloedukasi.com/perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian Proposal merupakan media tertulis yang digunakan sebagai penyampaian ide mengenai peluang dalam berbagai aktivitas.

  1. Proposal memiliki beragam jenis sesuai dengan aktivitas yang hendak dikerjakan, di antaranya yaitu proposal kegiatan dan proposal penelitian.
  2. Ita dapat melihat perbedaan kedua proposal tersebut dari tujuannya.
  3. Proposal kegiatan bertujuan untuk mengajukan permohonan dana dari pihak tertentu demi terselenggaranya sebuah kegiatan.

Sementara itu, proposal penelitian biasanya digunakan di bidang pendidikan, yang dibuat untuk mengajukan penelitian. Dalam prosesnya, proposal kegiatan diajukan kepada donatur atau sponsor untuk memperoleh dukungan finansial, maka proposal penelitian diajukan kepada instansi atau lembaga yang biasa menyediakan dana untuk penelitian.

  1. Proposal penelitian memuat metode penelitian, sedangkan proposal kegiatan tidak memuat bagian tersebut.
  2. Proposal kegiatan memiliki rincian pembiayaan kegiatan, sedangkan proposal penelitian tidak.
  3. Proposal kegiatan menggunakan landasan teoritis. Sementara itu, proposal penelitian menggunakan landasan teoritis dan hipotesis.
  4. Penggunaan kata-kata teknis, kata pendefinisian, dan kata perincian pada proposal penelitian lebih banyak daripada proposal kegiatan.

Daftar Pustaka: Agam, Rameli.2014. Menulis Proposal,2021, 28 Agustus. Memahami Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian, Diakses pada 18 November 2021 dari https://kumparan.com/berita-hari-ini/memahami-perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian-1wQ65WGmGIG Yuniarti, Eva.2 Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian yang Perlu dipahami.

  1. Diakses pada 18 November 2021 dari https://haloedukasi.com/perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian Menurut Hariwijaya (2005), Kata proposal berasal dari bahasa Inggris, yaitu proposal yang berarti pengajuan atau permohonan.
  2. Asal katanya adalah to propose (mengajukan).
  3. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa proposal merupakan suatu bentuk pengajuan penawaran, baik berupa ide, gagasan, pemikiran, maupun rencana kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan, izin, persetujuan, dana, dan lain sebagainya.

Proposal penelitian dan proposal kegiatan adalah jenis proposal yang sering ditemui. Perbedaan proposal penelitian dengan proposal kegiatan antara lain:

  1. Proposal penelitian adalah rancangan bahwa sebuah penelitian akan dikerjakan. Sedangkan proposal kegiatan adalah rancangan bahwa sebuah kegiatan akan dikerjakan.
  2. Struktur proposal penelitian terdiri dari pendahuluan, landasan teori, tinjauan pustaka, dan metodologi penelitian. Sedangkan struktur proposal kegiatan terdiri dari pendahuluan, tata laksana kegiatan, dan penutup
  3. Pada tahapan pendahuluan, pada proposal penelitian kegiatan yang diusulkan adalah penelitian, sedangkan kegiatan yang diusulkan pada proposal kegiatan adalah apa pun selain penelitian.
  4. Pada tahapan pendahuluan untuk proposal penelitian terdapat uraian tentang teori/pendekatan dan penelitian jenis sebelumnya, tetapi pada tahapan pendahuluan untuk proposal kegiatan, kegiatan uraian tentang hal-hal itu tidak ada.
  5. Proposal kegiatan bersifat lebih sederhana dibandingkan proposal penelitian.

Referensi: Susanto, Happy. (2008). Panduan Praktis Menyusun Proposal (edisi ke-1). Agung Sugiarto (Penyunting). Jakarta: Visimedia. Proposal kegiatan dan proposal penelitian dapat dibedakan berdasarkan tujuan, isi, dan sistematika penulisannya.

  • Proposal Kegiatan
    1. Untuk menggambarkan kegiatan yang akan diselenggarakan secara umum.
    2. Menjelaskan agenda dan acara yang akan diselenggarakan pada pihak-pihak yang terkait.
    3. Untuk mendapatkan dukungan dana dan sponsor dalam penyelenggaraan kegiatan.
    4. Memberikan informasi secara mendetail sehingga memperoleh persetujuan berupa izin acara dari pihak dan otoritas terkait.
  • Proposal Penelitian
    1. Memberikan gambaran mengenai pokok permasalahan yang akan diteliti.
    2. Untuk mencari berbagai data yang diperlukan guna memecahkan pokok permasalahan.
    3. Sebagai panduan peneliti tentang bagaimana data akan dikumpulkan, diperlukan, dan diinterpretasikan.
    4. Memuat pernyataan mengenai suatu hal yang ingin dicapai melalui penelitian serta sebagai bahan evaluasi maupun pertimbangan kelayakan penelitian tersebut.
You might be interested:  Bagaimana Melakukan Gerakan Mendorong Tanpa Berpindah Tempat?

Isi proposal kegiatan dan proposal penelitian

  • Proposal Kegiatan Proposal kegiatan berisi tentang sebuah rencana kegiatan yang akan diselenggarakan secara terperinci, guna mendapatkan izin dan atau mencari sponsor acara.
  • Proposal Penelitian Secara umum berisi tentang suatu penelitian yang akan dilakukan, mulai dari mendeskripsikan latar belakang hingga prosedur pelaksanaan penelitian. Proposal penelitian memiliki isi yang lebih rinci dibandingkan proposal kegiatan karena proposal penelitian terbagi menjadi beberapa bab.

Sistematika proposal kegiatan dan proposal penelitian

  • Proposal Kegiatan
    1. Halaman Judul Proposal
    2. Latar Belakang Proposal
    3. Tujuan Proposal
    4. Nama dan Tema Kegiatan
    5. Bentuk Kegiatan
    6. Peserta Kegiatan
    7. Penyelenggara Kegiatan
    8. Tempat dan Jadwal Kegiatan
    9. Susunan Acara Kegiatan
    10. Susunan Panitia Kegiatan
    11. Rencana Anggaran Kegiatan
    12. Penutup
  • Proposal Penelitian
    1. Halaman Judul Proposal
    2. Halaman Pengesahan Proposal
    3. Daftar Isi
    4. Daftar Gambar
    5. Bab I Pendahuluan
    6. Bab II Tinjauan Pustaka
    7. Bab III Metode Penelitian
    8. Daftar Pustaka
    9. Lampiran

Referensi : Siti Mulyani. Perbedaan Proposal Penelitian dan Proposal Kegiatan. Diakses dari https://www.academia.edu/40903959/Perbedaan_proposal_penelitian_dan_proposal_kegiatan Mengutip buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMA/MAK Kelas XIII Semester 1 tulisan Ir.

Hieronymus Budi Santoso (2021), proposal kegiatan adalah proposal yang dibuat untuk melakukan suatu kegiatan. Biasanya, proposal ini memuat pengajuan rencana kegiatan, baik yang sifatnya individu ataupun kelompok. Misalnya, proposal untuk mengadakan pentas seni budaya, karyawisata, seminar, dan lain sebagainya.

Di samping itu, proposal kegiatan juga bertujuan untuk mengajukan permohonan dana dari pihak tertentu. Sebagai kompensasi, penyelenggara kegiatan akan menawarkan sesuatu yang bermanfaat bagi donatur, misalnya space iklan. Sementara itu proposal penelitian biasanya digunakan di bidang pendidikan.

  1. Proposal kegiatan berupa pengajuan untuk menyelenggarakan kegiatan, sedangkan proposal penelitian merupakan pengajuan untuk melakukan suatu penelitian.
  2. Proposal penelitian memuat metode penelitian, sedangkan proposal kegiatan tidak memuat bagian tersebut.
  3. Proposal kegiatan memiliki rincian pembiayaan kegiatan, sedangkan proposal penelitian tidak.
  4. Proposal kegiatan menggunakan landasan teoritis. Sementara itu proposal penelitian menggunakan landasan teoritis dan hipotesa.

Referensi : Agam, Rameli.28 Agustus 2021. Memahami Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian. Diakses pada 18 November 2021 dari https://kumparan.com/berita-hari-ini/memahami-perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian-1wQ65WGmGIG/full

  1. Proposal adalah teks yang berupa permintaan kepada seseorang atau suatu lembaga untuk melakukan suatu kegiatan, seperti penelitian.
  2. Kaidah kebahasaan yang digunakan pada proposal pada umumnya adalah
  1. Pernyataan argumentatif
  2. Pernyataan persuasif
  3. Kata-kata teknis
  4. Kata kerja tindakan
  5. Kata pendefnisian
  6. Kata perincian
  7. Kata keakanan

Perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian berdasarkan isi adalah  proposal kegiatan berupa permintaan kepada seseorang atau suatu lembaga untuk melakukan suatu kegiatan.  proposal penelitian berupa pengajuan kepada lembaga untuk melakukan suatu penelitian.

  • Perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian berdasarkan sistematika adalah  pada proposal kegiatan terdapat pembiayaan, sedangkan pada proposal penelitian tidak ada.
  •  pada proposal penelitian terdapat metode, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.
  •  pada proposal penelitian terdapat kerangka penulisan laporan, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.

 pada proposal kegiatan, yang digunakan hanya landasan teoretis saja. sedangkan pada proposal penelitian menggunakan landasan teoretis dan hipotesis. Perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian adalah penggunaan kata-kata teknis, kata pendefinisian, dan kata perincian pada proposal penelitian lebih banyak daripada proposal kegiatan.

  1. Referensi : Pdfcoffe.com.
  2. Perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian berdasarkan isi adalah.
  3. Diakses pada 18 November 2021, dari https://pdfcoffee.com/perbedaan-proposal-kegiatan-dengan-proposal-penelitian-berdasarkan-isi-adalah-pdf-free.html Perbedaan proposal kegiatan dan proposal penelitian dapat dilihat dari kegunaannya.

Menurut Santoso (2021:32), proposal kegiatan digunakan untuk pengajuan rencana kegiatan dan juga pengajuan dana dari suatu pihak ke pihak tertentu. Sedangkan proposal penelitian adalah suatu proposal yang digunakan di bidang akademis, seperti skripsi, tesis, dan lain lain.

  • Selain dari kegunaanya proposal kegiatan dan penelitian dapat dibedakan melalui isi dan sistematika penulisan. Menurut Yanuarti, perbedaan proposal kegiatan dan penelitian antara lain:
  • Berdasarkan isi : • Proposal kegiatan berupa permintaan kepada suatu pihak untuk melakukan kegiatan.
  • • Proposal penelitian berupa pengajuan kepada lembaga untuk melakukan penelitian.

Berdasarkan Sistematika Penulisan : • Pada proposal kegiatan terdapat rincian dana yang diperlukan, sedangkan pada proposal penelitian tidak ada. • Pada proposal penelitian terdapat metode, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada. • Proposal penelitian terdapat kerangka penulisan laporan, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.

Pada proposal kegiatan, menggunakan landasan teoretis. Sedangkan pada proposal penelitian menggunakan landasan teoretis dan hipotesis. Sumber : Santoso, Hieronymus B.2021. Industri Peternakan, Yogyakarta: Andi. Yanuarti, Eva.2 Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian yang Perlu dipahami. Diakses pada 18 November 2021 dari 2 Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian yang Perlu dipahami https://haloedukasi.com/perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian Ir.

Hieronymus Budi Santoso (2021) dalam buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMA/MAK Kelas XIII Semester 1 menuliskan bahwa proposal kegiatan adalah proposal yang dibuat untuk melakukan suatu kegiatan. Sedangkan proposal penelitian dibuat untuk mengajukan penelitian.

  • Proposal kegiatan berupa permintaan kepada seseorang atau suatu lembaga untuk menyelenggarakan kegiatan.
  • Proposal penelitian berupa pengajuan kepada lembaga untuk melakukan penelitian. Sedangkan perbedaan proposal kegiatan dengan proposal penelitian berdasarkan sistematika adalah sebagai berikut :
  • Pada proposal kegiatan tercantum rincian pembiayaan sedangkan pada proposal penelitian tidak ada.
  • Terdapat metode penelitian pada proposal penelitian, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.
  • Pada proposal penelitian terdapat kerangka penulisan laporan, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.
  • Proposal kegiatan hanya menggunakan landasan teoretis saja, sedangkan pada proposal penelitian menggunakan landasan teoretis dan hipotesis.

Sumber referensi : Yanuarti, Eva. “2 Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian yang Perlu dipahami”, https://haloedukasi.com/perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian, diakses pada tanggal 18 November 2021 pukul 22.04. kumparan.com.2021.

  • Memahami Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian”, https://kumparan.com/berita-hari-ini/memahami-perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian-1wQ65WGmGIG, diakses pada tanggal 18 November 2021 pukul 22.10.
  • Sebelum mengetahui perbedaan antara proposal kegiatan dan proposal penelitian, maka kita harus mengetahui terlebih dahulu mengenai pengertian dari proposal.

Menurut Keraf (2001:2002), proposal adalah suatu saran atau permintaan kepada seseorang atau suatu badan untuk mengerjakan atau melakukan suatu pekerjaan. Dalam hal ini, proposal dibagi menjadi dua yaitu proposal kegiatan dan proposal penelitian. Maka dari itu, tentu terdapat perbedaan antara proposal kegiatan dan proposal penelitian.

  1. Ditinjau berdasarkan isinya • Proposal kegiatan merupakan suatu permintaan yang ditujukan kepada seseorang atau lembaga tertentu untuk melakukan suatu kegiatan atau acara. Dalam hal ini, proposal juga dapat digunakan untuk menarik donatur agar mereka turut bersumbangsih dalam kegiatan atau acara yang termuat dalam proposal. • Proposal penelitian merupakan permintaan pengajuan kepada sebuah lembaga untuk melakukan suatu penelitian. Dalam hal ini proposal digunakan oleh penyelenggara sebagai bukti adanya kebenaran suatu penelitian yang akan mereka lakukan sehingga pihak yang dituju turut serta menyukseskan kegiatan penelitian tersebut.
  2. Ditinjau berdasarkan sistematikanya • Pada proposal kegiatan tercantum pembiayaan. Hal ini karena kegiatan yang akan dilakukan tentu memerlukan dana anggaran yang harus secara jelas dicantumkan dalam proposal. Sedangkan dalam proposal penelitian, pembiayaan tidak dicantumkan. Hal ini karena dalam penelitian, anggaran dana yang digunakan tidak terlalu banyak seperti halnya dalam suatu kegiatan. Sehingga dalam proposal penelitian, pembiyaan tidak dicantumkan secara rinci seperti halnya proposal kegiatan. • Pada proposal penelitian terdapat metode. Hal ini karena untuk menjelaskan terkait dengan metode yang akan digunakan dalam penelitian tersebut. Sedangkan dalam proposal kegiatan tidak terdapat metode. Hal itu karena dalam kegiatan tersebut tidak menggunakan metode yang disusun secara rinci seperti halnya penelitian. • Pada proposal penelitian terdapat kerangka penulisan laporan, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada. • Pada proposal kegiatan, yang digunakan hanya landasan teoretis saja. Sedangkan pada proposal penelitian yang digunakan adalah landasan teoretis dan hipotesis. Hal ini karena dalam proposal kegiatan, kegiatan yang termaktub tidak memerlukan hipotesis. Kegiatan tersebut tidak bertujuan untuk membuktikan sesuatu sehingga tidak terdapat dugaan sementara. Lain halnya dengan proposal penelitian. Dalam proposal penelitian, dicantumkan landasan hipotesis untuk menjelaskan mengenai hipotesis yang digunakan dalam penelitian tersebut. Penelitian tentu membutuhkan hipotesis. Hal ini karena penelitian bertujuan untuk membuktikan sesuatu sehingga sebelum menghasilkan konklusi pasti terdapat hipotesis peneliti.
  3. Ditinjau berdasarkan bidang penggunaanya • Proposal kegiatan sering digunakan dalam lingkup masyarakat. Hal ini karena proposal digunakan sebagai permintaan izin untuk melakukan suatu kegiatan baik itu individu maupun kelompok. • Proposal penelitian sering digunakan dalam bidang akademisi. Hal ini karena proposal tersebut digunakan untuk meneliti sesuatu untuk menghasilkan suatu simpulan sehingga dapat teruji kebenarannya. Sumber: Setiawan, Samhis.2021. “Materi Proposal”, https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-proposal/, diakses pada 18 November 2021 pukul 22.00. Yanuarti, Eva. Tanpa Tahun. “2 Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian yang Perlu Dipahami”, https://haloedukasi.com/perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian, diakses pada 18 November pukul 22.30.
You might be interested:  Bagaimana Melakukan Gerakan Memutar Dengan Simpai?

Menurut Huriyyah Badriyah (2014) dalam buku Kumpulan Contoh Sukses & Tembus Pengajuan Proposal, proposal merupakan rencana kerja yang disusun secara sistematis dan rinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal. Proposal dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, setiap jenisnya memiliki ciri khas masing-masing. Adapun perbedaan proposal kegiatan dan proposal penelitian adalah sebagai berikut:

  1. Proposal kegiatan berupa pengajuan untuk menyelenggarakan kegiatan, sedangkan proposal penelitian merupakan pengajuan untuk melakukan suatu penelitian.
  2. Proposal penelitian memuat metode penelitian, sedangkan proposal kegiatan tidak memuat bagian tersebut.
  3. Proposal kegiatan memiliki rincian pembiayaan kegiatan, sedangkan proposal penelitian tidak.
  4. Proposal kegiatan menggunakan landasan teoritis. Sementara itu proposal penelitian menggunakan landasan teoritis dan hipotesa.

Sistematika Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian. Berdasarkan informasi dari buku Tekun Berbahasa Indonesia karya Churin In Nabillah (2020), sistematika proposal kegiatan dan proposal penelitian memiliki sedikit perbedaan, namun secara garis besar keduanya sama. Adapun struktur proposal kegiatan dan penelitian sebagai berikut:

    1. Proposal Kegiatan •Latar belakang masalah •Identifikasi masalah •Pembatasan masalah •Perumusan masalah •Manfaat penelitian •Kajian pustaka. •Penelitian yang relevan •Kerangka berpikir •Hipotesis •Tempat dan waktu penelitian •Populasi dan sampel penelitian •Metode penelitian •Objek penelitian •Analisis data •Daftar pustaka
    2. •Lampiran
    • Proposal Penelitian •Latar belakang kegiatan •Dasar pemikiran •Nama kegiatan •Tujuan kegiatan •Target kegiatan •Manfaat kegiatan •Jenis kegiatan •Waktu dan tempat kegiatan •Jadwal kegiatan •Pelaksanaan dan organisasi kerja •Sasaran •Anggaran dana kegiatan
    • •Penutup

Sumber referensi : Agam, Rameli.28 Agustus 2021. “Memahami Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian”. Diakses pada 18 November 2021 dari https://kumparan.com/berita-hari-ini/memahami-perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian-1wQ65WGmGIG Perbedaan proposal kegiatan dan proposal penelitian Proposal kegiatan: 1.Secara format penulisan, sudah pasti tidak ada tujuan pustaka dan metode penelitian.2.Secara penulisan tidak harus sesuai dengan kaidah keilmiahan.3.Bahasanya lebih bebas daripada proposal penelitian Proposal penelitian: 1.Secara format penulisan, ada tujuan pustaka/landasan teori, perumusan masalah, dan metode penelitian.2.Penulisan proposal harus sesuai dengan kaidah keilmiahan.

  • Sumber: Sya’bana, Rizky.
  • 2018, 03 Mei).
  • Perbedaan dan Persamaan Proposal Umum dan Proposal Ilmiah.
  • Https://www.scribd.com/presentation/378136160, diakses pada 19 November 2021 pukul 00.49.
  • Tak bisa dipungkiri bahwa proposal kegiatan dan proposal penelitian memiliki perbedaan yang jelas walupun keduanya berbentuk teks proposal.

Perbedaan tersebut meliputi: A. Isi Secara umum, isi dari proposal penelitian menjelaskan atau memberikan gambaran umum tentang suatu penelitian yang akan dilakukan. Sedangkan secara umum, isi proposal kegiatan berisi tentang gambaran umum mengenai suatu kegiatan baik seminar atau lainnya yang akan dilakukan.B.

  1. Pada proposal kegiatan terdapat pembiayaan, sedangkan pada proposal penelitian tidak ada.
  2. Pada proposal penelitian terdapat metode, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.
  3. Pada proposal penelitian terdapat kerangka penulisan laporan, sedangkan pada proposal kegiatan tidak ada.
  4. Pada proposal kegiatan, yang digunakan hanya landasan teoretis saja. sedangkan pada proposal penelitian menggunakan landasan teoretis dan hipotesis.

C. Tujuan Selain itu, perbedaan lain yang dapat dilihat dari proposal kegiatan dan proposal penelitian yaitu mengenai tujuan dari kedua proposal tersebut. Tentunya kedua proposal tersebut mempunyai tujuannya masing-masing, yaitu:

  1. Pada proposal penelitian menampilkan suatu pokok permasalahan yang nantinya akan diteliti. Sedangkan pada proposal kegiatan memberikan sebuah gambaran umum untuk menyelenggarakan suatu kegiatan. Pada intinya, jika proposal penelitian digunakan untuk sebuah perizinan kepada lembaga untuk melakukan suatu penelitian maka proposal kegiatan digunakan untuk sebuah perizinan kepada lembaga atau seseorang untuk menyelenggarakan suatu kegiatan.
  2. Pada proposal penelitian tujuan lainnya yaitu menyarankan tentang bagaimana sebuah data akan dikumpulkan, diperlukan, dan diinterpretasikan. Sedangkan pada proposal kegiatan yaitu untuk mendapatkan dana dan sponsor untuk penyelenggaraan suatu kegiatan.

Sumber: Mulyani, Siti. “Perbedaan Proposal Penelitian dan Proposal Kegiatan”. Diakses pada 19 November 2021 dari https://www.academia.edu/40903959/Perbedaan_proposal_penelitian_dan_proposal_kegiatan Yuniarti, Eva S.Pd. “2 Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian yang Perlu Dipahami”.

HaloEdukasi.com, Diakses pada tanggal 19 November 2021 dari https://haloedukasi.com/perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian Proposal kegiatan dan proposal penelitian menjadi dua jenis proposal yang kerap digunakan. Biasanya, proposal penelitian digunakan di bidang akademisi. Sementara itu proposal kegiatan diperlukan untuk kegiatan sekolah, kantor, hingga organisasi.

Mengutip buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMA/MAK Kelas XIII Semester 1 tulisan Ir. Hieronymus Budi Santoso (2021), proposal kegiatan adalah proposal yang dibuat untuk melakukan suatu kegiatan. Biasanya, proposal ini memuat pengajuan rencana kegiatan, baik yang sifatnya individu ataupun kelompok.

  • Misalnya, proposal untuk mengadakan pentas seni budaya, karyawisata, seminar, dan lain sebagainya.
  • Di samping itu, proposal kegiatan juga bertujuan untuk mengajukan permohonan dana dari pihak tertentu.
  • Sebagai kompensasi, penyelenggara kegiatan akan menawarkan sesuatu yang bermanfaat bagi donatur, misalnya space iklan.

Sementara itu proposal penelitian biasanya digunakan di bidang pendidikan. Proposal ini dibuat untuk mengajukan penelitian. Beberapa contohnya, yakni tesis, skripsi, makalah, dan masih banyak lagi. Perbedaan Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian : Adapun perbedaan proposal kegiatan penelitian adalah sebagai berikut:

  • Proposal kegiatan berupa pengajuan untuk menyelenggarakan kegiatan, sedangkan proposal penelitian merupakan pengajuan untuk melakukan suatu penelitian.
  • Proposal penelitian memuat metode penelitian, sedangkan proposal kegiatan tidak memuat bagian tersebut.
  • Proposal kegiatan memiliki rincian pembiayaan kegiatan, sedangkan proposal penelitian tidak.
  • Proposal kegiatan menggunakan landasan teoritis. Sementara itu proposal penelitian menggunakan landasan teoritis dan hipotesa.

Sumber : https://kumparan.com/berita-hari-ini/memahami-perbedaan-proposal-kegiatan-dan-proposal-penelitian-1wQ65WGmGIG/4 : Perbedaan Proposal Kegiatan Dengan Proposal Penelitian

Apa itu rencana biaya dalam proposal penelitian?

Rencana Anggaran Biaya dalam Proposal – Sebuah rencana anggaran biaya dalam proposal biasanya berupa rencana atau rencana anggaran biaya, yang kemudian bisa disingkat menjadi RAB. Dalam RAB dicantumkan seberapa besar biaya dan seberapa banyak kebutuhan logistik yang dibutuhkan untuk melaksanakan suatu kegiatan.

Rencana anggaran biaya dapat dibedakan berdasarkan jenis kegiatan yang akan diselenggarakan, antara lain anggaran biaya acara atau event, kegiatan organisasi, dan anggaran proyek atau penelitian. Ada beberapa hal yang sepatutnya dilakukan dalam proses penyusunan anggaran biaya dalam sebuah proposal,

Untuk contoh hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan rencana anggaran biaya pada sebuah proposal penelitian, antara lain komprehensif, akurat, dan terdapat justifikasi yang Jelas. Perlu diingat bahwa proposal ditulis secara formal dan menggunakan bahasa yang singkat, padat, jelas, termasuk juga dalam penyusunan anggaran biayanya.

Siapa yang membuat rancangan anggaran biaya?

Rancangan Biaya Yang Dibutuhkan Dalam Proposal Terdapat Pada Bagian Ilustrasi kantor. ©2012 Merdeka.com Merdeka.com – Kepanjangan RAB adalah Rencana Anggaran Biaya, yang didefinisikan sebagai perkiraan perhitungan atas banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan, alat dan upah serta biaya-biaya lainnya yang berhubungan dengan pelaksanaan suatu pekerjaan atau proyek, dilansir dari bpsdm.pu.go.id. RAB umumnya dibuat oleh dinas atau instansi pemerintah, perencana proyek, atau kontraktor. Rencana Anggaran Biaya dihitung berdasarkan gambar-gambar rencana dan spesifikasi yang sudah ditentukan, upah tenaga kerja, harga bahan dan alat. Orang yang mengerjakan perhitungan dan pembuatan RAB disebut Estimator atau Quantity Engineer (QE) atau Quantity Surveyor (QS).