Bagaimana Rancangan Properti Yang Baik Dalam Pentas Pantomim?

Bagaimana Rancangan Properti Yang Baik Dalam Pentas Pantomim
Hai Cara, kakak bantu jawab ya 🙂 Jawaban yang benar adalah menggunakan properti yang berhubungan dengan alur cerita atau watak tokoh. Cara merancang properti untuk pementasan pantomim adalah dengan menggunakan properti yang berhubungan dengan alur cerita atau watak tokoh sebagai penguat watak dari tokoh itu sendiri.

Apa itu rancangan properti?

4. Rancangan properti – Penyampaian informasi dari pemain kepada penonton dapat dibantu dengan menambahkan properti saat melakukan aktivitas, misalnya kursi untuk memperjelas bahwa sedang menunggu seseorang. Penggunaan properti ini sangat penting karena melakukan gerakan tanpa ada properti yang dibawa akan memberikan kesan kosong pada panggung.

Bagaimana cara melakukan pantomim?

Latihan Olah Tubuh Pantomim – Beberapa tahapan yang dapat dilakukan dalam olah tubuh untuk pantomim adalah pelenturan tubuh atau stretching, pemanasan dan pendinginan. Tahap pelenturan dilakukan dengan melenturkan seluruh persendian tubuh dan peregangan urat-urat sendi dari mulai kaki, pinggang, pinggul tangan, bahu, dan sekitar kepala.

Apa saja contoh pantomim berpasangan?

Pantomim Kelompok – Pantomim juga bisa dilakukan oleh lebih dari dua orang atau secara kelompok. Gerak-gerak Pantomim secara kelompok dapat dibuat adegan seperti menirukan gerakan sekelompok bebek yang sedang digembala petani, adegan di sebuah pasar yang ramai dengan berbagai macam aktivitas bisa juga mencari aktivitas-aktivitas yang menarik lainnya.

Bagaimana pengembangan cerita pantomim?

Sumber Cerita Pantomim – Untuk membuat pementasan pantomim yang baik diperlukan penyusunan alur cerita yang baik juga. Cerita-cerita yang menarik untuk dipakai dalam pantomim pada dasarnya sama dengan alur cerita-cerita pendek yang menggambarkan adegan dan situasi yang dialami tokoh utama.

Namun demikian, Inti dan maksud cerita harus dapat tersampaikan dengan gerakan-gerakan tubuh dan ekspresi. Sumber cerita untuk pantomim dapat diambil dari berbagai peristiwa yang biasa kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari sehingga penonton lebih terasa related atau terhubung, namun tersampaikan lebih menarik karena penyampaiannya dilakukan melalui gerak tubuh dan ekspresi.

Contoh-contoh berbagai peristiwa sehari-hari tersebut meliputi beberapa adegan di bawah ini.

You might be interested:  Tokoh Yang Berperan Dalam Rancangan Dasar Negara Indonesia?

Aktivitas manusia dari mulai bangun pagi, mandi, sarapan, kegiatan di dapur, di sekolah, di jalan raya, sampai kegiatan makan malam, tidur, dan menjelang pagi. Aktivitas berpetualang ke hutan, pantai, gunung atau lautan, dengan seolah-olah membawa banyak peralatan. Berbagai aktivitas yang berhubungan dengan situasi alam seperti hujan, badai, panas, dan menggigil. Aktivitas manusia berurusan dengan perabotan dan peralatan mesin, misalnya mengendarai kendaraan bermotor, mesin pemotong rumput, mesin jahit, pisau, dan gunting (Tim Kemdikbud, 2017, hlm.114).

Pada akhirnya, hal terpenting dalam pengembangan cerita pantomim adalah mengembangkan ilusi dan imajinasi dari hal sederhana sekali pun. Ilusi artinya meyakini apa yang kita lakukan itu seperti sebenarnya dan benda yang kita pegang atau mainkan seolah-olah benar-benar ada.