Bagaimana Cara Melakukan Gerakan Lompat Ke Depan?

Bagaimana Cara Melakukan Gerakan Lompat Ke Depan
cara melakukan gerak lompat ke depan​ Jawaban:

Yaitu dengan cara menumpu kedua kaki dan mendorong kedua kaki ke arah sebaliknya, jadi tubuh pun dapat lompat ke depan

#S e m o g a me mbantu ; ) : cara melakukan gerak lompat ke depan​

Apa saja jenis gerakan lompat yang sering dilombakan?

1. Lompat Tinggi (High Jump) – Lompat tinggi merupakan olahraga yang menguji keterampilan untuk melompat ke melewati palang tiang. Lompat tinggi menjadi salah satu cabang atletik. Tujuan dari latihan ini adalah melompat melewati bar dengan tiang tinggi tertentu.

  1. Minimal tinggi palangnya adalah 2,5 meter.
  2. Sedangkan untuk panjang bar, minimalnya adalah 3,15 meter.
  3. Lompat tinggi dilakukan di arena lapangan atletik.
  4. Lompat tinggi dilakukan tanpa bantuan alat.
  5. Pada setiap pertandingan, mistar akan dinaikkan setelah peserta berhasil melewati ketinggian mistar.
  6. Sikap awal gerakan melompat dengan satu kaki adalah peserta harus melompat dengan sebelah kaki, kemudian boleh mulai melompat pada ketinggian permulaan yang disukainya.

Lompatan akan dianggap batal jika peserta menyentuh palang dan tidak melompat.

Bagaimana cara melakukan lompat jauh?

3 Cara untuk Melompat – wikiHow Meskipun mungkin Anda telah melompat sejak usia kanak-kanak, Anda tetap perlu mempelajari teknik yang benar untuk melakukannya. Mendarat secara tidak tepat dapat membuat lutut Anda robek dan tulangnya berubah bentuk. Anda dapat mempelajari dasar-dasar lompatan vertikal dan horizontal, serta beberapa saran yang berguna untuk mengembangkan lompatan Anda.

  1. 1 Ambil satu atau dua langkah awal. Walaupun mungkin Anda akan melompat langsung ke udara, menambahkan satu-dua langkah ancang-ancang sebelum melakukan lompatan dapat membuat lompatan itu menjadi lebih tinggi. Energi yang terbentuk dari langkah-langkah itu dapat membantu menciptakan daya angkat tambahan ke arah atas, yang memberikan tambahan ketinggian beberapa sentimeter pada lompatan vertikal.
    • Lompatan vertikal dapat mencapai ketinggian maksimal jika dilakukan dengan kedua kaki. Gunakan kekuatan kedua tungkai untuk mendorong tubuh Anda dari lantai, walaupun Anda telah mengambil beberapa langkah ancang-ancang sebelum melompat.
  2. 2 Jatuhkan diri pada kursi bayangan di dalam imajinasi Anda. Untuk menghasilkan kekuatan yang sebesar-besarnya dari tungkai Anda dan ketinggian lompatan yang maksimal, Anda perlu menekuk lutut. Bagi kebanyakan orang, membayangkan duduk di kursi tepat sebelum melompat akan membantu. Kedua kaki Anda haruslah terentang selebar bahu, dan pinggul Anda harus menekuk pada sudut 30 derajat, seadngkan lutut menekuk pada sudut 60 derajat, dan pergelangan kaki menekuk pada sudut 25 derajat, agar kekuatan dihasilkan dengan maksimal tanpa menimbulkan cedera pada lutut. Anda harus mampu menaikkan dan menurunkan jari-jari kaki saat berada dalam posisi duduk bayangan ini, dengan cara menyeimbangkan titik-titik pangkal jari kaki.
    • Berhati-hatilah agar lutut Anda tidak mengarah ke dalam dan tidak berada pada posisi “mengunci”, dengan jari-jari kaki yang juga mengarah ke dalam. Jagalah agar lutut Anda tetap selurus mungkin, dengan posisi ideal secara vertikal tepat di atas jari-jari kaki. Posisikan kedua lengan di sisi-sisi tubuh Anda.
    • Jagalah juga agar punggung Anda sangat tegak saat melompat. Berlatihlah di depan cermin untuk melakukan posisi duduk bayangan ini sambil menjaga posisi punggung yang tegak demi mencegah bahaya cedera.
  3. 3 Dorong tubuh Anda naik dengan tungkai. Ayunkan pangkal jari kaki naik, ayunkan tangan ke atas ke udara dan ke arah langit-langit, untuk menambah momentum. Bagi sebagian orang, ini dapat dilakukan dengan efektif dengan membayangkan bahwa mereka mendorong lantai ke bawah menjauh dari tubuh mereka, sambil berusaha memanjangkan tungkai sekuat-kuatnya. Kekuatan dan ketinggian lompatan Anda dihasilkan dari kekuatan yang Anda keluarkan pada langkah ini.
    • Jika Anda melakukannya dengan tepat, kedua kaki Anda saat melompat haruslah tertarik ke depan, dari bagian tumit hingga jari kaki. Anda akan merasakan tumit Anda bergerak dari belakang ke arah depan ke jari kaki, saat Anda kembali ke posisi berdiri normal, serta hal ini akan terjadi secara jauh lebih cepat saat Anda melompat. Anda harus membuat posisi “menggulung” ini ke arah jari kaki saat melompat.
    • Pertahankan agar lengan Anda tetap sejajar satu sama lain dan gerakkan hanya hingga sedikit ke belakang. Ayunkan lengan ke depan saat menegakkan seluruh tubuh kembali, seolah Anda meluruskan sebuah pegas.
  4. 4 Bernapaslah sambil melompat. Sama seperti saat Anda melakukan latihan angkat beban yang rutin, penting sekali untuk menghembuskan napas saat Anda mendorong dan membuat lompatan vertikal yang besar. Ini memang belum tentu akan membuat Anda dapat melompat lebih tinggi, namun akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan pas jika dilakukan saat melompat. Bayangkan hal ini sebagai satu gerakan besar yang tidak terpisah-pisah bagiannya.
  5. 5 Mendaratlah dengan pangkal jari kaki. Agar tidak mendarat dengan keras lalu mencederai diri sendiri, penting sekali bahwa Anda mendarat dengan pangkal jari kaki lalu kembali menurunkan tumit. Mendarat dengan permukaan telapak kaki yang benar-benar rata akan membuat pergelangan kaki Anda terpuntir. Saat mendarat, Anda harus ekstra berhati-hati agar rantai hentakan kinetis ini tetap berlanjut dan Anda mendarat dengan pangkal jari kaki, kemudian tumit, kemudian lutut dan yang terakhir, pinggul.
    • Tekuk lutut Anda sedikit sebelum mengakhiri lompatan, untuk memperkecil hentakan pada lutut. Biarkan lutut menyerap momentum itu, dan mendaratlah dalam posisi setengah berjongkok (tidak melebihi 90 derajat) agar hentakan benar-benar teredam. Lalu, luruskan tubuh kembali dari posisi jongkok.
    • Dengan menekuk sendi saat mendarat, Anda memindahkan hentakan pendaratan ini ke otot-otot dan tendon-tendon, yang memang dirancang untuk menyerap dan meredam hentakan seperti ini. Anda bahkan dapat menyimpan energi dari hentakan ini dalam waktu singkat lalu memanfaatkannya secara elastis untuk melakukan lompatan berikutnya.
  1. 1 Berlatihlah melakukan lari cepat. Lompat jauh lebih menyerupai lari cepat daripada lompat tinggi. Jika Anda ingin memiliki jarak lompatan yang lebih jauh, Anda perlu melatih kecepatan Anda. Berlatihlah melakukan lari sangat cepat, lari jarak jauh, dan tingkatkan kecepatan dalam waktu yang sangat singkat. Para pelompat jauh yang baik adalah pelari-pelari cepat.
  2. 2 Kenali kaki Anda yang dominan. Jika Anda ingin melatih lompatan jauh, Anda perlu melompat dengan tumpuan kaki yang dominan, yaitu kaki yang terasa lebih nyaman saat Anda gunakan untuk melompat atau menendang. Biasanya, namun tidak selalu, ini adalah sisi kaki yang sama dengan sisi tangan yang Anda gunakan untuk menulis. Jika Anda tidak yakin, ambillah bola sepak dan tendanglah beberapa kali. Kaki mana yang terasa lebih nyaman saat digunakan menendang? Sisi kaki itulah yang mungkin merupakan kaki Anda yang dominan, yang akan Anda gunakan sebagai tumpuan untuk lompatan jauh.
  3. 3 Berlatihlah melompat jauh hanya di lokasi trek yang tepat. Lompat jauh biasanya dilakukan di dalam bak pasir, dan Anda membutuhkan teknik yang cermat untuk menghindari risiko cedera. Jangan pernah mencoba melakukan lompat jauh seperti ini di atas permukaan tanah biasa.
    • Jika Anda tidak memiliki akses untuk menggunakan bak pasir lompat jauh, Anda perlu berlatih melakukan lompatan dan mendarat dengan kaki Anda. Ini adalah cara yang sangat baik untuk membangun jarak lompatan dan memperbaiki lompatan jauh nantinya. Melakukan latihan semacam ini tidak akan sia-sia.
  4. 4 Berlarilah secepat mungkin ke garis awal lompatan. Garis awal lompatan harus ditandai dengan jelas, dan area setelah garis itu merupakan area mendarat, di mana titik pendaratan Anda akan ditandai. Saat melakukan lompat jauh, penting sekali bahwa Anda mulai melompat pada titik sedekat mungkin dengan garis awal lompatan ini, agar lompatan Anda berjarak maksimal. Namun jangan sampai Anda mulai melompat pada titik yang melampaui garis awal lompatan, karena lompatan seperti ini tidak akan diperhitungkan. Perhatikan baik-baik garis awal lompatan, dan tempatkan kaki tumpuan Anda sedikit di sebelah kanannya.
    • Percepat dan lanjutkan kekuatan lari Anda saat semakin mendekati garis awal lompatan. Anda harus bergerak secepat-cepatnya saat mendekati garis batas area berlari. Inilah momentum yang harus Anda bawa ke dalam lompatan Anda, lebih daripada sekedar kekuatan Anda.
  5. 5 Melompatlah. Tempatkan kaki dominan di sebelah kanan garis awal lompatan dan berfokuslah untuk melompat sejauh-jauhnya ke depan, sambil mendorong pinggul ke depan sejauh mungkin. Biarkan momentum ini membawa tubuh Anda naik dan maju melewati garis awal lompatan, dan menjangkau area mendarat sejauh mungkin.
  6. 6 Ayunkan kedua lengan dan tungkai kuat-kuat ke depan sebelum mendarat. Sambil merasakan saat-saat di mana puncak lompatan mulai berakhir dan tubuh Anda mulai bergerak menurun, dorong kedua kaki dan kedua lengan Anda ke depan untuk mempersiapkan pendaratan dan menciptakan tambahan jarak sejauh beberapa sentimeter pada lompatan ini. Jarak lompatan akan diukur berdasarkan titik terjauh yang dijangkau oleh tubuh Anda dari garis awal lompatan, maka menempatkan kedua kaki sejauh-jauhnya di depan tubuh Anda adalah penting.
  7. 7 Lakukan pendaratan yang selembut mungkin. Pada lompat jauh, pendaratan tidaklah semulus awal lompatan sama sekali. Pendaratan Anda sebagian besarnya ditentukan oleh posisi awal lompatan yang tepat, namun Anda dapat menjaga tubuh Anda tetap aman dengan cara mempertahankan kedua lutut tetap sedikit tertekuk, pergelangan kaki benar-benar lurus, dan tidak menahan bobot tubuh yang mendarat dengan menggunakan pergelangan tangan. Manfaatkan saja bak pasir itu.
  1. 1 Tingkatkan kekuatan Anda. Teknik dan pengkondisian adalah dua hal terpenting dalam melompat. Pertama-tama, Anda harus mengetahui cara menggerakkan tubuh Anda dengan tepat untuk mencapai gerakan yang diinginkan. Hal penting berikutnya adalah melatih otot dan sendi Anda untuk menahan energi yang kuat yang Anda bebankan kepadanya, sekaligus untuk membantu Anda melakukan lompatan pada jarak yang lebih jauh atau tinggi. Ini berarti Anda membutuhkan latihan kekuatan, aerobik, serta kelenturan.
  2. 2 Tingkatkan kelenturan Anda dengan peregangan teratur. Para atlet dan penari yang sanggup melakukan lompatan yang paling bertenaga adalah mereka yang memiliki kelenturan tubuh yang maksimal. Jika Anda melakukan lompat gawang, Anda perlu sanggup mengayunkan tungkai Anda yang sedang memimpin gerakan ke titik yang Anda inginkan agar Anda dapat memaksimalkan momentum lompatan.
    • Para pelompat terbaik memiliki rasio kekuatan 3:2 pada otot-otot quadricep dan hamstring, Jika tubuh Anda tidak terlalu lentur, Anda akan cenderung mengembangkan kekuatan yang tidak berimbang sehingga membatasi kemampuan Anda untuk melompat. Lakukan peregangan secara teratur agar Anda dapat meningkatkan dan mempertahankan kelenturan pada pergelangan kaki, lutut dan pinggul.
  3. 3 Perkuat otot dalam perut Anda. Otot perut yang tidak tampak berkotak-kotak pada pelompat tidak berarti Anda dapat mengabaikan kekuatan otot dalamnya (dinding abdomen yang melintang). Otot ini memiliki peran kunci pada gerakan apapun yang membutuhkan kekuatan, termasuk melompat. Untuk memperkuat otot ini, tarik perut Anda ke dalam dengan menarik napas dalam-dalam, tahan selama 20 detik, lalu lepaskan. Ulangi 4 kali, dan lakukan rangkaian ini sebanyak 3-4 kali setiap minggunya.
  4. 4 Perkuat otot dorsi-flexor Anda. Otot-otot ini digunakan untuk memperkecil sudut di antara kaki dan tungkai Anda (saat Anda menarik jari-jari kaki mendekati tulang kering). Saat melompat, Anda sebenarnya perlu melakukan gerakan “sebaliknya” ( plantarflexion, yaitu gerakan yang sama dengan gerakan saat Anda menginjak pedal ketika mengemudi) untuk melakukan dorongan ke lantai/tanah. Jadi, mengapa Anda perlu memperkuat otot dorsi-flexor ? Karena setiap bagian otot hanya dapat menjadi sekuat bagian otot yang sebaliknya. Kemampuan Anda untuk “mendorong” kaki ke bawah hanya dapat menjadi sekuat kemampuan Anda untuk “menarik” kaki itu ke atas, karena otot dorsi-flexor berfungsi sebagai alat yang menciptakan stabilitas. Salah satu cara untuk melatih kekuatan otot dorsi-flexor adalah berjalan-jalan dengan tumpuan tumit, tanpa bagian pangkal jari kaki menyentuh permukaan tanah, hingga Anda dapat merasakan cukup panas.
  5. 5 Latih kekuatan jari-jari kaki Anda. Anda mungkin berpikir bahwa orang yang perlu melatih kekuatan jari-jari kaki hanyalah para penari balet, namun faktanya, jari-jari kaki Anda dapat menambah kekuatan kaki Anda saat mendorong. Dalam lompatan yang benar, jari-jari kaki adalah bagian tubuh terakhir yang meninggalkan permukaan tanah, sekaligus memberikan dorongan ekstra yang meningkatkan kekuatan lompatan. Untuk memperkuat otot-otot jari kaki, buka dan tutup jari-jari kaki berulang-ulang, atau lakukan push up dengan tumpuan jari kaki dan tahan selama setidaknya 10 detik.
  • Jangan melompat saat sedang sakit, karena Anda mungkin merasa pusing dan berisiko terjatuh lalu cedera.
  • Pilihlah sepatu yang memiliki bantalan dan penahan yang cukup memadai.
  • Jangan takut atau ragu-ragu saat melompat. Ini dapat mengakibatkan cedera parah.
  • Jangan memaksakan diri Anda melampaui batas keamanan. Rasa sakit adalah cara tubuh untuk memberitahukan bahwa Anda perlu berhenti dan Anda harus mendengarkan peringatan ini. Jika tubuh Anda terasa sakit setelah berlatih, ini berarti Anda telah melampaui batas kemampuan tubuh Anda. Jika ini terjadi, jangan paksakan diri Anda. Jika rasa sakitnya parah, temui dokter. Mungkin ada otot tertentu yang tertarik atau terpuntir.
  • Berhati-hatilah saat menerima promosi program latihan melompat. Selidiki dahulu segala sesuatunya sebelum Anda memutuskan untuk membayar/membeli. Ini sangatlah penting.
  • Jangan lakukan latihan secara berlebihan. Latihan melompat adalah latihan yang harus dilakukan dengan singkat namun berkualitas, bukan latihan yang panjang dengan intensitas rendah.
  • Amati sekitar Anda baik-baik sebelum melompat. Anda dapat saja melompat menabrak seseorang atau benda-benda yang berbahaya.
  • Jangan biarkan kedua lutut Anda berada pada posisi mengunci. Hindari benturan yang keras. Menekuk lutut akan membuat otot-otot tungkai mampu meredam hentakan/benturan.
You might be interested:  Lembaga Negara Yang Tidak Berhak Membuat Rancangan Uu Adalah?

Artikel ini disusun bersama, Dean Theriot adalah Pelatih Pribadi dan Pemilik Timberline Fitness di Houston, Texas. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri kebugaran, Dean mengkhususkan diri dalam pelatihan pribadi, kelompok, dan olahraga tertentu.

Dean meraih gelar BS dalam Fisiologi Olahraga dari LSU. Dean mengombinasikan latihan ketahanan dan kardiovaskular dengan latihan pilates untuk latihan komprehensif bagi kliennya. Pelatihan khusus olahraganya meliputi sepak bola, basket, dan bisbol. Artikel ini telah dilihat 233.143 kali. Daftar kategori: Halaman ini telah diakses sebanyak 233.143 kali.

: 3 Cara untuk Melompat – wikiHow

Apa itu gerakan lompat jongkok?

KOMPAS.com – Lompat jongkok merupakan salah satu kategori gerakan dasar dalam jenis olahraga senam lantai. Sebutan gerakan lompat jongkok berasal dari postur tubuh yang berposisi jongkok ketika melompati alat bantu berupa peti lompat. Seperti dilansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jongkok adalah posisi kedua lutut yang ditekuk dan tumpuan tubuh terletak pada telapak kaki.

Awalan

Proses awalan dilakukan dengan berlari semaksimal mungkin dengan posisi badan condong ke depan, sembari mengayunkan tangan. Kemudian setelah mengambil awalan, luruskan serta rentangkan tangan ke depan untuk kemudian menyiapkan tolakan kaki menuju peti atau kotak melompat. Tahap awalan ini sangat mempengaruhi hasil dari sebuah lompatan, dengan catatan tolakan juga kuat.

Tolakan

Tahap tolakan ini, kedua kaki harus memberikan dorongan ke atas dan depan dengan kuat. Posisi kaki sebisa mungkin untuk rapat ketika akan membuat tolakan.

Bagaimana cara melakukan lompat jangkit?

4 Cara Melakukan Gerakan Lompat Dengan Awalan Lompat adalah salah satu cabang atletik yang mempunyai banyak jenisnya. Namun secara umum lompat dalam atletik selalu dimulai dengan awalan. Teknik awalan yang digunakan dalam setiap jenis lompat pun berbeda-beda.

  • Berikut ini adalah beberapa cara melakukan lompatan dengan awalan sesuai dengan jenisnya: 1.
  • Lompat jauh Lompat jauh memiliki awalan dengan landasan sekitar 20 hingga 30 meter sebelum melakukan lompatan.
  • Cara melakukan awalan pada lompat jauh adalah dengan berlari sepanjang landasan dengan kecepatan yang diatur.
You might be interested:  Bagaimana Posisi Kedua Kaki Saat Melakukan Gerakan Melompat?

Awali gerakan lari dengan kecepatan sedang lalu tambah kecepatan terutama pada saat 3 hingga 5 meter mendekati garis batas papan tolakan. Lakukan lompatan dengan mengangkat satu kaki dan kaki satunya melakukan tolakan dengan menginjak papan tolakan. Luruskan tungkai kaki dan dorong badan dengan ujung kaki. Bagaimana Cara Melakukan Gerakan Lompat Ke Depan 2. Lompat jangkit Cara melakukan awalan pada lompat jangkit hampir sama dengan lompat jauh. Pada lompat jangkit, awalan dilakukan dengan berlari di sepanjang landasan sebelum melakukan lompatan pada papan tolakan. Ketika sudah mencapai sekitar 5 meter sebelum papan tolakan, gunakan kecepatan penuh dan melakukan tolakan tepat di atas papan tolakan. Bagaimana Cara Melakukan Gerakan Lompat Ke Depan 3. Lompat kangkang Dalam melakukan teknik awalan pada lompat kangkang juga dilakukan berlari sebelum melakukan lompatan. Hanya saja awalan yang dilakukan hanya berjarak sekitar 10 hingga 15 meter sebelum peti lompat. Larilah dengan kecepatan penuh lalu tambah kecepatan ketika semakin mendekati peti lompat. Bagaimana Cara Melakukan Gerakan Lompat Ke Depan 4. Lompat harimau Awalan pada lompat harimau dilakukan dengan berlari. Berdiri dengan tegak, lalu fokuskan pandangan ke depan. Lakukan lari dengan kecepatan penuh lalu tumpukan berat badan pada kedua kaki ketika melakukan lompatan sebelum melewati garis penanda. Lompat setinggi mungkin lalu lanjutkan dengan gerakan menggulingkan badan ke depan. Itulah beberapa cara melakukan awalan pada lompatan. Setiap jenis lompatan memang memiliki teknik yang berbeda sehingga sangat penting untuk mempelajari setiap teknik yang ada. : 4 Cara Melakukan Gerakan Lompat Dengan Awalan