Klasifikasi, Jenis, Macam-Macam Warna dan Karakternya

MACAM-MACAM WARNA – Dalam kesempatan kali ini, penulis akan memberikan karya sederhana berupa tulisan informasi yaitu mengenai ragam warna yang telah kita ketahui hingga sekarang ini. sepatutnya kita harus banyak-banyak bersyukur karena telah diberikan suatu kenikmatan yang tiada tara yaitu nikmat melihat.

Mungkin bagaimana jadinya jika kita tidak dapat melihat. Tentunya semua akan terlihat gelap. Warna sendiri merupakan pigmen yang memiliki sifat khas jika disinari akan memantulkan sifat tersebut dan mewakili dirinya.

Warna adalah suatu unsur seni rupa paling menonjol dan sangat penting karena diakui sebagai salah satu wujud keindahan yang bisa diserap oleh mata manusia. Warna juga dapat menunjukkan sifat dan watak yang berbeda-beda. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

Nama Warna, Macam-Macam Warna dan Arti Warna Kepribadian Seseorang

jenis dan macam warna
pexels.com

Perlu kita ketahui, warna juga dapat mendefinisikan suasana hati seseorang secara umum dan dapat menggambarkan suasana sekitar, seperti warna-warna berikut ini :

1. Putih

Warna putih merupakan warna yang paling terang dan melambangkan cahaya, kesucian. Biasanya pribadi seseorang tersebut baik, sopan, dan santun.

2. Hitam

Warna sebagai warna tertua dengan sendirinya menjadi lambang untuk sesuatu yang gelap dan juga emosi pada sesorang. Hitam juga identik dengan adanya sebuah musibah atau kejadian yang tidak baik, seperti kematian, bencana alam, dan lain sebagainya.

3. Abu-abu

Warna merupakan warna perpaduan dari warna putih dan hitam, oleh karena itu tidak adanya sifat atau kehidupan spesifik.

4. Merah

Warna merah identik dengan pemberani, kuat, terdepan, bersifat menaklukkan, ekspansif (meluas), dominan (berkuasa), panas membara, aktif , peringatan, penyerangan, hidup, bahkan cinta. Biasa kepribadiannya berani dan cocok untuk dijadikan pemimpin.

5. Kuning

Warna kuning dengan sinarnya yang bersifat kurang dalam, merupakan wakil dari hal atau sebuah benda yang bersifat cahaya, momentum dan menggambarkan kebahagiaan, keceriaan dan hati-hati. Biasanya kepribadiannya ceriah dan optimis.

6. Biru

Warna biru sebagai warna yang paling menimbulkan kesan mendalam akan sesuatu (dediepte), sifat yang tak terhingga dan transenden dan juga sifat tantangan. Biasa kepribadiannya adalah ramah dan suka ketenangan.

7. Hijau

Warna hijau memiliki sifat keseimbangan dan selaras, membangkitkan ketenangan dan tempat mengumpulkan kekuatan baru, identik dengan pertumbuhan dalam lingkungan, perdamaian dan kepuasan. Biasanya kepribadiaanya tenang, berfikiran dewasa dan sopan.

8. Pink

Warna pink dikatakan sebagai warna yang lemah, warna yang identik dengan wanita, menarik dan cantik. Biasanya kepribadiannya romantis, manja tapi suka membantu orang lain.

9. Coklat

Warna cokelat merupakan warna yang memberi kesan hangat, identik dengan musim gugur.

10. Ungu

Warna ungu merupakan warna yang identik dengan kesetiaan, kepuasan. Biasanya kepribadiannya senang belajar hal-hal baru, sedikit misterius juga romantis.

Warna terbentuk karena adanya pembiasan cahaya wujud “prismatik” yang dapat menimbulkan spectrum pelangi. Untuk itu, tanpa adanya cahaya, warna tidak akan terbentuk. Salah dari teori yang terkenal ialah lingkaran warna yang dibuat oleh Moses Harris pada tahun 1766 yang telah dirangkum dari warna primer.

Dari sekian banyaknya warna, bisa dibagi  menjadi beberapa bagian yang sering disebut dengan sistem warna Prang System yang ditemukan oleh Louis Prang pada 1876 atau bisa disebut sebagai atribut warna meliputi :

1. Hue

Merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan nama dari suatu warna, seperti merah, biru, hijau dan sebagainya.

2. Value

Merupakan dimensi kedua atau mengenai terang gelapnya suatu warna. Misalnya adalah tingkatan warna dari putih hingga hitam.

3. Saturation/Intensity

Intensity atau seringkali disebut dengan chroma, merupakan dimensi yang berhubungan dengan cerah atau suramnya warna.

4. Kontras (contras)

Merupakan warna yang saling bertentangan atau warna yang bertolak belakang degan tingkat gelap terangnya.

5. Komplementer (complement)

Merupakan warna yang jika dicampur antara dua warna, akan menjadi kelabu/gelap/kusam/hitam. Contohnya ; merah + hijau, biru + jingga, kuning + ungu.

6. Monokrom (monocrome)

Merupakan warna masih sekeluarga atau sejenis. Contohnya; keluarga warna merah yaitu merah hitam, merah gelap, merah cokelat, merah jernih (primer), merah jambu, merah muda, dan yang lainnya.

7. Monoton (monotone)

Merupakan warna yang mempunyai gelap terang yang selaras. Contohnya; warna-warna gelap : cokelat, biru tua, hijau tua, dan merah tua. Warna-warna terang : kelabu, cream, kuning gading, biru laut, pink, dan hijau pupus.

8. Analog

Merupakan warna-warna yang tidak kontras dan tidak komplementer, jadi jika dicampur menjadi warna yang bagus dan matang. Contohnya : warna biru yang berdekatan dengan warna merah/ungu/merah keunggulan atau biru yang berdekatan dengan kuning/hijau/hijau kekuningan.

9. Warna hangat-dingin (colour condition)

Warna dingin merupakan warna yang mengandung warna merah atau warna yang terang. Sedangkan warna hangat merupakan warna yang mengandung warna putih/biru atau redup

Selain Prang System, ada juga beberapa sistem warna lain yaitu,

  • CMYK atau Process Color System
  • Munsell Color System
  • Schopenhauer/Goethe Weighted Color System
  • Ostwald Color System
  • Substractive Color System serta Additive Color/RGB Color System.

Diantara sistem warna diatas, kini yang banyak dipergunakan dalam dunia industri media visual cetak yaitu CMYK atau Process Color System dan membagi warna dasarnya menjadi Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Sedangkan untuk RGB Color System dipergunakan dalam industri media visual elektronika.

Klasifikasi Jenis dan Macam-Macam Warna

jenis-jenis warna
pexels.com

Menurut Brewster, warna secara umum digolongkan menjadi tiga kelompom utama, diantaranya sebagai berikut:

1. Warna primer

Adalah warna pokok atau warna-warna dasar yang terdiri dari warna biru, merah, dan warna kuning. Warna primer yaitu warna yang tidak dapat dihasilkan dari percampuran warna lain.

2. Warna sekunder

Adalah warna hasil dari percampuran seimbang antara warna primer satu dengan lainnya. warna sekunder terdiri dari warna hijau, ungu dan jingga.

  • Kuning + merah = orange
  • Biru + merah = ungu
  • Kuning + biru  = hijau

3. Warna tersier

Adalah warna hasil percampuran dari warna-warna sekunder, atau pencampuran warna primer dengan warna sekunder. Contoh warna sekunder;

  • Biru + hijau = biru hijau (turquoise)
  • Merah + ungu = merah ungu (crimson)
  • Biru  + ungu = biru ungu (indigo)
  • Kuning + orange = kuning orange ( golden yellow)
  • Merah + orange = merah orange (burnt orange)
  • Kuning + hijau = kuning hijau (lime green)

4. Warna Netral

Warna netral adalah warna hitam dan putih yang bisa dipadukan dengan warna apapun. Dari berbagai jenis warna diatas, warna netral juga mempunyai karakter masing-masing.

  • Warna-warna yang hangat, contoh : merah, orange, kuning
  • Warna-warna yang besifat sejuk dan dingin :hijau, biru, putih
  • Warna-warna yang bersifat netral, contoh : hitam, putih, abu-abu, coklat

Kriteria Dalam Pemilihan Warna

  • Tampilkan warna menggunakan latar belakang (background) gelap
  • Pilih warna yang cerah untuk foreground putih, hijau dan lain-lain
  • Hindari penggunaan warna-warna gelap seperti coklat dan hijau untuk background
  • Kecerahan serta kombinasi warna pada foreground dan background kontras
  • Gunakan warna yang sesuai dengan kebutuhan, desain dibuat dalam b/w kemudian ditambahkan warna lain sesuai kebutuhan
  • Gunakan warna menarik untuk menarik perhatian user, identifikasi status, komunikasi terarah, menjalin hubungan antar elemen

Hal-hal Yang Yerlu Dipertimbangkan Dalam Penggunaan Warna

  • Buta warna (cacat warna)
  • Pengkodean ekstra meningkatkan tampilan interface
  • Monitor monochrome (hanya mengenal satu warna)
  • Konsisten dalam penggunaan warna
  • Membatasi pengkodean warna menjadi 8 warna (4 warnalebih baik)
  • Untuk menunjukkan keragaman bagian-bagian pada layar
  • Gunakan warna b/w atau abu-abu, atau b/w saja untuk tampilan interface
  • Disainer sering menggunakan layar kerja dengan menggunakan 4-5 warna

Leave a Comment