Saudaraku, Inilah 6 Amalan Yang Paling Dicintai Allah

Amalan yang dicintai Allah – Saudaraku yang dirahmati oleh Allah, tentu kita sebagai manusia ingin yang namanya dicintai. Oleh keluarga ataupun orang lain. Karena itu sudah manusiawi, jika kita ingin selalu dicinta. Akan tetapi, bagaimana jadinya kalau yang mencitai kita adalah Yang Menciptakan kita, Dzat Yang Maha Kuasa, Raja dari segala Raja, yakni Allah SWT.

Siapa yang tidak mau dicintai oleh-Nya, itu merupakan sebuah karunia yang sangat berharga, dan tentu semua kaum muslimin mendambakannya. Bahwa perlu kita ketahui, ketika Allah SWT mencintai seorang hambanya. Semua yang dipintanya akan dikabulkan, semua do’a-do’anya akan mustajabah. Karena itu semua mudah bagi Allah, karena Dia Maha Kuasa apapun yang dikehendaki-Nya.

Disini Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan petuah-petuah, bagaimana agar kita dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dahulu, ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu dia bertanya; wahai Rasul, siapa orang yang paling dicintai oleh Allah ? Dan amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah ? Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

“Manusia yang paling Allah cintai adalah seseorang yang paling banyak bermanfaat bagi manusia. Dan amalan yang paling dicintai Allah adalah kegembiraan yang engkau masuka kepada hati seorang muslim, atau engkau menghilangkan salah satu kesusahannya, atau engkau bayarkan hutangnya, atau engkau hilangkan kelaparannya.

Dan aku berjalan bersama saudaraku untuk memenuhi kebutuhannya, itu lebih baik aku cintai daripada ber’itikaf di masjid Nabawi selama satu bulan lamanya. Dan siapa yang menahan amarahnya maka Allah akan tutupi auratnya. Barangsiapa yang menahan marahnya padahal ia bisa menumpahkannya, maka Allah akan penuhi hatinya dengan keridhoan di hari kiamat.

Dan barangsiapa berjalan bersama saudaranya sampai ia memenuhi kebutuhannya, maka Allah akan mengokohkan kedua kakinya di hari ketika banyak kaki-kaki terpeleset ke api neraka.” (HR. Ath Thabrani 6/139 dan shahihkan oleh Al Albani)

Dalam hadits tersebut, telah Rasul jabarkan, siapa dan amalan apakah yang paling Allah cintai itu. Diantaranya;

1. Menjadi Orang Yang Bermanfaat Bagi Manusia

amalan yang dicintai allah; menjadi orang yang bermanfaat
pexels.com

Amalan yang dicintai oleh yang pertama yaitu menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Ini menunjukan bahwa islam mengajarkan kepada kita, agar kita berjiwa semangat, agar bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Bukan menjadikan bagaimana orang lain bermanfaat bagi kita, bukan. Tetapi yang kita pikirkan adalah bagaimana kita bisa memberikan manfaat untuk orang lain.

Oleh karena itulah Rasulullah bersabda; “tangan yang diatas lebih baik daripada tangan yang di bawah”(HR Bukhari 1429 dan Muslim 1033).

Subhanallah, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk berjiwa bagaimana bisa memberikan manfaat. Tidak menyandarkan dirinya kepada orang lain. Tetapi ia berusaha untuk memberikan manfaat untuk manusia.

Oleh karena itu Rasulullah juga bersabda; “bersemanangat kalian untuk melakukan hal hal yang bermanfaat. dan mintalah pertolongan kepada allah. dan jangan kamu malas” (HR Bukhari 3591 dan Muslim 2664). seorang mukmin selalu yang ia pikirkan adalah bagaimana agar bermanfaat hidupnya.

Siapa yang memiliki kelebihan harta, dia berfikir bagaimana ia bisa memberikan manfaat dengan hartanya. Siapa yang punya kelebihan ilmu, dia berfikir bagaimana ia bisa memberikan manfaat, dengan ilmunya kepada manusia.

Siapa yang punya kelebihan tenaga, dia befikir bagaimana ia bisa memberikan manfaat kepada manusia. Masyaallah, begitulah islam menganjurkam kita untuk menjadi orang yang bermanfaat.

2. Berikan Kegembiraan Kepada Hati Seorang Muslim

amalan paling dicintai allah
pexels.com

Masyaallah, ketika seseorang berusaha ingin menggembirakan hati saudaranya, lalu ia lihat saudaranya sedang bersedih hati, ia berusaha gembirakan hatinya. Dan ketika ia melihat temannya yang sedang sakit, maka ia hibur hatinya agar sabar menghadapi penyakitnya tersebut. Maka itu amalan yang besar disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Kata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, diantara amalan yang dicintai oleh Allah, “siapa yang menghilangkan salah satu kesulitan seorang mukmin, maka Allah akan hilangkan salah satu kesulitannya pada waktu hari kiamat”. (HR. Tirmidzi).

Siapa diantara kita yang tidak ingin kesulitan kita pada hari kiamat dihilangkan ? Karena kesulitan di hari kiamat itu lebih dahsyat, dan lebih keras, subhanallah. Untuk itu mari kita amalkan amalan yang dicintai Allah ini agar dengannya kita menjadi lebih dekat.

3. Memberi Makan Orang Yang Kelaparan

memberi makan orang lain merupakan amalan yang dicintai allah
pexels.com

Karena Rasulullah mengatakan, “orang yang menghilangkan kelaparan seorang muslim itu amalan yang sangat dicintai oleh Allah”. Jadi, kita sebagai seorang mukmin, jangan sampai membiarkan tetangga kita kelaparan.

Apalagi dia adalah seorang mukmin. Ketika seorang mukmin kelaparan, terkadang karena acuh tak acuh banyak orang kaya yang tidak peduli.

Ternyata banyak kaum muslimin yang berada di kampung-kampung sana, mereka kelaparan. Akhirnya apa yang terjadi ? Mereka menjadi korban-korban empuk kristenisasi. Akhirnya merekapun mudah menggadai akidahnya hanya demi uang untuk mendapatkan sesuap nasi.

4. Membantu Orang Yang Terlilit Hutang

amalan paling dicintai allah dengan membantu orang yang terlilit hutang
www.infoyunik.com

Ada seorang laki-laki yang amalannya adalah ia memberikan hutang kepada orang-orang kemudian ia berkata kepada pelayannya. Wahai pelayan, coba kamu lihat, adakah diantara mereka yang susah.

Maka bebaskan saja hutangnya. Maka pada hari kiamat, Rasulullah mengatakan, “Allah SWT akan berkata kepada seorang laki-laki tersebut, “Aku lebih berhak dengannya dari kamu. Wahai malaikat, bebaskan ia dari siksa api neraka” (HR Muslim). Masyaallah.

Maka ketika seseorang berusaha untuk membantu saudaranya yang terlilit hutang, maka Allah akan hilangkan kepadanya adzab api neraka kelak pada hari kiamat. Lalu Rasulullah bersabda, “aku berjalan bersama saudaraku pada kebutuhan dia, itu lebih aku sukai daripada ber’itikaf di masjid Nabawi selama sebulan”.

Siapa diantara kita yang pernah ‘itikaf di masjid Nabawi selama sebulan , tidak ada ? Ternyata kita berjalan bersama saudara kita yang kesusahan untuk memenuhi hajatnya, kata Rasululullah lebih besar pahalanya daripada ‘itikaf dimasjid Nabawi, subhanallah.

Itu menujukan bahwa islam mengajarkan kita agar jangan egois, islam mengajarkan kita agar menjadi orang-orang yang berjiwa dermawan, berjiwa sosial, selalu memperhatikan bagaimana kehidupan saudara-saudara kita.

5. Tahan Amarahmu

tahan amarahmu karena itu amalan yang paling dicintai allah
obatradangdannyeri.com

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “siapa yang menahan amarahnya maka allah akan tutupi auratnya”.

Karena amarah seringkali menimbulkan perbuatan-perbuatan, atau kata-kata yang tidak terkontrol, akhirnya keluar bahasa lisan tidak sewajarnya diucapkan, menjatuhkan martabat pelakunya, dan barangsiapa yang mampu menahan kemurkaannya, padahal ia mampu melakukannya.

Maka Allah akan penuhi hatinya dengan keridaan kelak pada hari kiamat. Ketika seorang suami yang menahan amarahnya, padahal ia mampu untuk melakukanya, maka pada hari kiamat. Allah akan panggil dia, lalu Allah akan pilihkan kepada dia bidadari-bidadari surga yang ia mau. Subhanallah.

6. Membantu Orang Lain Sampai Terpenuhi Hajatnya

menemani saudaramu sampai terpenuhi hajatnya
m.republika.co.id

Amalan ini merupakan salah satu amalan yang dicintai Allah. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “siapa yang berjalan bersama saudaranya, pada kebutuhannya, sampai ia memenuhi hajatnya. Maka Allah akan selamatkan ia dihari dimana banyak kaki-kaki yang tergelicir, ketika melewati jembatan sirat.

Banyak kaki-kaki yang tergelincir dan masuk kedalam api neraka. Maka, orang yang membantu saudaranya, atau berjalan bersama saudaranya sampai memenuhi hajatnya. Kata Rasulullah, Allah akan kokohkan kakinya untuk melewati jembatan sirat itu sehinga ia tidak tergelincir.

Saudaraku, sungguh ini adalah petuah-petuah yang sangat bermanfaat untuk kita semua. Mudah-mudahan kita termasuk orang yang mampu melakukan petuah-petuah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadis ini sehinga kita menjadi orang-orang  yang paling bermanfaat untuk manusia. Sehingga kita menjadi orang yang paling dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sumber : Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc

Leave a Comment